Pencurian Cengkih Bone Pesisir Kian Meresahkan


Hargo.co.id BONBOL – Kecamatan Bone Pesisir dikenal sebagai wilayah penghasil cengkih di Gorontalo. Namun, ada saja insiden yang mengkhawatirkan petani setempat berupa aksi pencurian cengkih, apalagi saat ini masih dalam masa panen.

Informasi yang dirangkum Gorontalo Post, sejak tiba masa panen cengkih, selalu ada saja warga setempat yang mengaku kecurian. Dan hal itu pun terus berulang dari tahun ke tahun.

Yang terbaru, pencurian cengkih kembali marak sejak September 2016 saat tiba masa panen serentak. Pencurian cengkih ini, tidak hanya terjadi di kebun saja, melainkan cengkih hasil panen yang sudah disimpan di rumah warga.

Pun belakangan ini, polisi banyak menerima laporan soal aksi pencurian cengkih dari wilayah Bone Pesisir. Petani mengaku was-was dan merugi akibat aksi pencurian ini.

Kanit Reskrim Polsek Bone, Bripka Eko Maulana tidak menampik banyaknya laporan masyarakat di Bone Pesisir terkait pencurian cengkih. Kata Eko Maulana, sejak September 2016, pihaknya sudah menerima sedikitnya 8 laporan masyarakat terkait pencurian cengkih.

Warga yang menjadi korban pun mengaku telah merugi hingga puluhan juta rupiah.

Saat ini, kata Eko, pihaknya masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap aksi yang meresahkan sebagian besar masyarakat di Bone Pesisir.

“Saat ini kami masih menyelidiki kasus ini. Kami pun meminta agar masyarakat waspada dan bisa memberikan informasi ketika ada yang mencurigakan,” pungkasnya.(TR-48/hargo)

Share

Leave a Comment