Pengisian Jabatan Sekkot, Ini Pilihan Walikota Marten Taha


GORONTALO, Hargo.co.id – Jabatan Sekretaris Daerah Kota (Sekkot) Gorontalo tak lama lagi akan segera diisi oleh wajah baru.

Sejumlah nama yang akan mengisi jabatan ini pun telah bermunculan.

Namun, meski tak secara gamblang membeberkan siapa yang akan dipilih menjadi panglima PNS di Kota Gorontalo ini, Walikota Gorontalo Marten Taha telah memberikan sinyal bahwa dirinya tak akan mengambil pejabat dari luar Pemkot untuk mengisi jabatan Sekkot itu.

Dengan begitu, sejumlah pejabat dari luar Pemkot yang dikabarkan berpontensi mengisi jabatan Sekkot, sudah dipastikan gugur dengan sendirinya.

“Kalau di tempat kita ada calon-calon yang berkompotensi, kenapa harus ambil dari luar. Dan saya lihat 90 persen pimpinan SKPD mampu menjadi Sekkot. Jadi tinggal pilih saja,” kata Marten Taha.

Walikota juga menuturkan, untuk menduduki jabatan Sekkot, ada 4-6 nama yang menjadi nominasi. Enam nama itu, akan dissaring lagi oleh pihaknya untuk diajukan ke Gubernur Gorontalo.

“Sudah ada yang saya nilai-nilai,” ungkap Walikota Gorontalo Marten Taha.

Marten menjelaskan, penentuan siapa yang bakal menjadi Sekkot ini harus melalui mekanisme dan prosedur serta peraturan yang berlaku.

Di sisi lain juga harus memenuhi pangkat, golongan, Diklat yang sudah diikuti, pengalaman kerja, kompotensi, keahlian dan banyak aspek lainnya. “Soal dedikasi, loyalitas tentunya juga harus dipenuhi oleh setiap Sekda,” tegasnya.

Menurut Marten Taha, untuk bisa menjadi sentra pengelolaan adminitrasi di daerah, menjadi pemimpin dan yang mengkoordinasikan seluruh SKPD di Kota Gorontalo.

Sosok Sekkot yang dibutuhkan harus memiliki kemampuan managerial, dan kemampuan dalam hal pengetahuan mengelola birokrasi yang baik.

“Ini dimaksudkan agar bisa membantu kerja Walikota dan Wakil Walikota dalam menjalankan pemerintahan. Jangan saya disibukkan dengan urusan-urusan pegawai, masalah pekerjaan adminitrasi birokrasi. Karena kalau semua bisa dijalankan oleh Sekkot dengan baik dan benar, maka itu sangat membantu pekerjaan kami (MADU) dalam pengelolaan penyelenggaraan di Kota Gorontalo,” jelasnya.

Sementara itu, hingga saat ini, ada enam nama yang menguat diwacanakan sebagai kandidat Sekkot Gorontalo.

Nama-nama itupun masih menjadi perbincangan, baik di kalangan masyarakat maupun di internal Pemkot Gorontalo. Mereka adalah, Zainudin Rahim S.Sos M.Si yang kini menjabat Asisten Perekonomian Pembangunan, Drs Deddy Arfandy Kadullah M.Si menjabat Asisten Pemerintahan.

Dan Kesra, Muhammad Faisal Mooduto. S.Sos. M.Si menjabat Asisten Adminitrasi Umum dan Aparatur 2015, Dr.Ir. Ismail Majid MTP menjabat Kepala Bappeda, dan Dr Abram Badu.S.Pd. M.Pd menjabat Kadis Pendidikan.(nat)

Share

Leave a Comment