Penyandang Disabilitas Berhak Dapat Layanan Ketenagakerjaan

Penyandang Disabilitas Berhak Dapat Layanan Ketenagakerjaan Plt. Gubernur Zudan Arif Fakrullah didampingi sejumlah pejabat Pemprov Gorontalo, guru dan penyandang disabilitas rame-rame meniup lilin simbol peringatan Hari Disabilitas International di SLB Negeri Kota Gorontalo, Minggu, (27/11). (foto : Salman/Humas).

Berita Terkait


Hargo.co.id GORONTALO – Plt. Gubernur Gorontalo Prof. Zudan Arif Fakrullah memberikan support terhadap para siswa penyandang disabilitas.

Ia menyerukan agar siswa penyandang disabilitas untuk tidak berkecil hati dengan kondisi yang dialami. Sebab semua peluang masa depan terbuka bagi penyandang disabilitas, termasuk berkaitan dengan ketenagakerjaan.

“Tidak ada lagi namanya diskirminasi. Pemerintah wajib memberikan layanan yang baik terhadap penyandang disabilitas. Saat ini saja sudah banyak penyandang disabilitas yang bekerja di instansi pemerintahan.

Jadi jangan pernah berkecil hati,” imbuh Zudan Arif ketika menghadiri peringatan Hari Disabilitas International di SLB Negeri Kota Gorontalo, Minggu, (27/11).

Di tempat itu, Zudan Arif, juga menyeru kepada seluruh bupati/walikota se-Gorontalo agar memperhatkan akses khusus Penyandang Disabilitas setiap kantor penyelenggara layanan publik dan ketenagakerjaan.

Sebagai contoh, jika kantor pemerintahan dua lantai, maka mesti sudah disiapkan akses untuk penyandang disabilitas, seperti Lift misalnya atau jalan datar (tidak bertangga).

Untuk penyandang disabilitas pula, Zudan Arif meminta pula agar pihak sekolah dapat bekerja sama dengan Dukcapi untuk keperluan akta kelahiran.

Targetnya, tahun ini juga, seluruh siswa penyandang disabilitas yang ada di Gorontalo tak ada satu pun yang belum memiliki akta kelahiran.

“Layanan pemerintah sudah sangat mudah. Persyaratan tidak ribet. Bahkan cukup dengan surat pernyataan dari kedua orang tua,” jelasnya.

Terakhir, ia menginstruksikan Dikbudpora Provinsi Gorontalo dan pihak sekolah membuatkan program pelatihan yang continue untuk membangkitkan semua potensi yang ada pada siswa penyandang disabilitas.

Selanjutnya, setiap bulan dapat diikutsertakan dalam kegiatan-kegiatan khusus. “Saya sangat terharu mendengar senandung Alquran, berikut nyanyian yang disenandungkan oleh para siswa penyang disabilitas ini.

Kalau bisa potensi ini setiap bulan dipentaskan. Para siswa digilir. Agar semua potensi mereka dapat kita lihat,” imbaunya.(and/hargo)

Share

Leave a Comment