PERANG BINTANG GORONTALO


Funco Tanipu
(Founder Gorontalo Youth Leader Forum)

Semenjak 24 Oktober 2016, desas-desus dan gonjang-ganjing politik Gorontalo semakin dinamis.

Titik klimaks pertama berhasil dituntaskan secara damai dan konstitusional oleh Komisi Pemilihan Umum Provinsi Gorontalo.

Jelang sore tanggal 25 Oktober, diumumkanlah kepada rakyat Gorontalo sodoran kombinasi pasangan ampuh dengan nomor urut yakni; (1) Hana-Tony, (2) Rusli-Idris, (3) Zainudin-Adhan.

Pemilihan Gubernur sudah di depan mata, genderang perang telah ditabuh. Dana milyaran rupiah siap dipertaruhkan. Inilah kompetisi paling mendebarkan dalam sepanjang sejarah rekrutmen kepemimpinan Gorontalo.

Kombinasi ketiga pasangan ini adalah kombinasi mengagumkan dengan segala kelebihan dan kekurangannya. Kita pantas mengapresiasi dan berterima kasih kepada KPU Provinsi Gorontalo yang telah berhasil hingga tahap sekarang menyuguhkan profesionalitas dan integritas penyelenggaraan Pilkada dalam proses seleksi berkas hingga penetapan. Semoga hal ini akan terjaga hingga seluruh tahapan berakhir.

Setelah itu, kita sebagai rakyat Gorontalo adalah pihak yang menjadi subyek sekaligus obyek pada proses politik dalam beberapa bulan kedepan. Kita akan menyeleksi, menelisik, meneliti hingga menetapkan pilihan untuk masa depan Gorontalo bersama.

Kita bukan sedang memilih kucing dalam karung, kita sedang berada pada salah satu ujung sejarah Gorontalo, dimana kombinasi pasangan Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Gorontalo yang akan kita pilih adalah fakta sejarah kepemimpinan Gorontalo.

Kita bukan sedang akan memilih penguasa, tetapi pemimpin. Sekarang adalah etape paling penting dalam sejarah Gorontalo karena Gubernur dan Wakil Gubernur adalah jabatan paling strategis dalam kelembagaan politik Gorontalo.

Maka, siapapun dia, mesti kita periksa dan “telanjangi” dalam track record, kapasitas dan integritas.

Keuntungan dalam etape kali ini, kita disodori oleh calon-calon yang telah memiliki pengalaman panjang dalam bermasyarakat maupun pemerintahan.

Namun, pengalaman itu bukanlah kitab suci yang tidak bisa diperiksa dan ditelisik secara mendalam. Kelas menengah Gorontalo mesti turun tangan dan bergandengan tangan untuk menyeleksi secara kuantitatif dan kualitatif agar nantinya bisa membantu mencerahkan masyarakat awam untuk bisa lebih mendalami pilihannya, bukan sekedar karena lembaran rupiah.

Dalam konstestasi kali ini, kita tidak mau mereka dipilih dan terpilih secara sembarangan, kita mau proses seleksi yang lebih ketat. Kita harus mengupas memori dan ingatan kolektif rakyat untuk tidak melupakan pun setiap inci track record masing-masing.

Walapun dari semua calon tidak ada yang sempurna, tetapi kita yakin ada yang terbaik diantara mereka.

Walaupun kita juga belum tentu dan yakin bahwa pilihan saat ini dan kedepan pasti benar sesuai keyakinan agama, tapi minimal alasan kita memilih bukan karena diberikan “ini” dan mendapat “itu”, tapi karena benar-benar ikhtiar untuk memperbaiki Gorontalo hari ini dan masa depan.

Sampai sejauh ini, belum terlihat diantara semua pasangan yang menyodorkan gagasan perbaikan yang bersifat komprehensif untuk Gorontalo masa depan. Sejauh ini, pemilih masih wait and see. Situasi ketidakpastian masih sangat tinggi, dinamika masih akan sengkarut pula.

Maka, kedepan semua calon harus berkeringat dan bekerja keras untuk memperlihatkan syarat mutlak kenapa mereka hadir sebagai Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur.

Syarat mutlak adalah tingkat pengenalan publik pada mereka, tetapi popularitas tidak cukup, mesti diikuti integritas, kapasitas dan moral yang tinggi. Pada tingkat itu, gagasan dan ide untuk Gorontalo menjadi penentu dalam beberapa bulan kedepan.

Momentum ini adalah rangkaian ujian kepemimpinan untuk Gorontalo baik untuk seluruh kandidat maupun untuk seluruh rakyat. Etape ini adalah rangkaian ujian ketulusan bukan kepura-puraan, ini adalah waktu untuk keluhuran bukan keserakahan, etape ini adalah ujian kesabaran dalam memilih pemimpin masa depan.

Jika gagal melewati ujian sejarah ini, maka jangan bermimpi untuk meraih masa depan Gorontalo yang penuh kebaikan dan keberkahan. Semoga dalam proses yang akan panjang ini, kita semua beroleh pertolonganNya dalam menjalani ujian sejarah ini.(*)

Share

Leave a Comment