Perbaiki Sambungan Lampu, Warga Batudaa Tewas Tersengat Listrik

Perbaiki Sambungan Lampu, Warga Batudaa Tewas Tersengat Listrik Korban Robin Adam terkapar di atas tanah setelah jatuh dari tiang lampu akibat tersengat arus listrik, Sabtu, (22/10). (foto : Fahrun/GP)

Berita Terkait


Hargo.co.id GORONTALO – Bermaksud memperbaiki sambungan lampu penerangan jalan yang ada didepan rumahnya, Robin Adam Dukalang (32), justru mengalami peristiwa tragis. Nyawa warga Desa Huntu, Kecamatan Batudaa ini, tidak bisa diselamatkan setelah tersengat arus listrik, Sabtu, (22/10), sekira pukul 12.30 Wita.

Informasi yang dirangkum Gorontalo Post, kejadian itu bermula ketika balon lampu jalan di depan rumahnya Robin sudah hangus. Akibatnya kondisi jalanan depan rumahnya pun jadi gelap. Melihat kondisi itu, Robin yang kesehariannya sebagai peternak itu memutuskan untuk mengganti mati lampu tersebut.

Saat hendak memperbaiki, Robin lupa mematikan terlebih dahulu arus listrik yang menuju ke lampu yang berada diatas tiang tersebut. Naas hari itu, ketika baru saja naik diatas tiang, ia tersentuh kabel listrik.Akibatnya Robin tersengat arus bolak balik hingga ia terjatuh dari tiang.

Sementara itu keluarga yang kaget setelah diberi tahun sejumlah warga yang berada di jalan segera berlarian ke jalan dan mengangkat jasad Robin yang sudah terkapar diatas tanah.Oleh pihak keluarga, Robin kemudian segera dilarikan ke Puskesmas. Sayangnya, nyawa Robin sudah tidak bisa terselamatkan lagi. Ia tewas dengan kondisi fisik mengalami luka bakar di lengan sebelah kanan dan dada.

Sang ibu Eli Dukalang mengaku sok setelah melihat kondisi anaknya yang sudah tak bernyawa itu. Menurutnya semasa hidupnya, anaknya tersebut merupakan anak yang sangat berbakti kepada kedua orang tua. Sebelum tewas lanjut Eli, korban pada pagi harinya masih sempat memberi makan ternak sapi peliharaannya.

“Ia juga barus saja mencuci pakaian saya dan miliknya sendiri. Memanaskan makanan yang nantinya akan saya santap. Saya lagi sakit saat ini,” kata Eli sambil menangis tersedu-sedu.

Sementara itu, Irni Yunita Abas, tetangga korban mengatakan, saat itu sejumlah warga sempat melihat korban sedang memperbaiki lampu di depan rumahnya.

“Korban pertama kali dilihat oleh anak-anak kecil yang lewat di depan rumah. Saya juga ikut kaget,” kata Irni.

Terpisah, Kapolsek Batudaa AKP Wedi Utiarahman menuturkan, setelah mendapatkan informasi, pihaknya langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP). Korban juga sudah diambil visum luar.

“Jasad korban sudah kita serahkan kepada pihak keluarga untuk dikebumikan,” ungkap Wedi. ¬†Wedi berharap kecelakaan ini perlu menjadi pelajaran bagi masyarakat agar lebih berhati-hati.
Jika hendak memperbaiki sesuatu yang berhubungan dengan aliran listrik, hendaknya memutuskan terlebih dahulu arus listrik atau menghubungi petugas yang ahli dalam hal itu. (tr-48/hargo)

Share

Leave a Comment