Peredaran Miras di Pohuwato Merajelela


 

Hargo.co.id MARISA – Peredaran minuman keras (Miras) di Gorontalo sudah merajalela. Tidak saja di wilayah sekitar ibu kota saja, peredaran mimuman haram itu juga cukup marak terjadi di daerah pinggiran.

Di Kabupaten Pohuwato misalnya, barang haram itu banyak ditemukan di kios-kios masyarakat, serta di tempat-tempat hiburan malam. Buktinya razia yang digelar Satpol PP Kabupaten Pohuwato selang Januari hingga November 2016, sedikitnya 3.720 botol Miras berhasil disita.

Kepala Satpol PP Kabupaten Pohuwato Mohamad Huntoyungo didampingi Kasi Perlindungan Masyarakat (Linmas) Ali Mbuinga mengatakan, Miras tersebut dirazia dari para pedagang yang ada di Kecamatan Paguat hingga Popayato Barat.

Para pedagang menjual miras penjualan sebagaimana yang telah diatur dalam peraturan daerah (Perda).

Lebih lanjut disampaikan Mohamad, peredaran Miras tanpa izin menjadi sasaran pihaknya dalam melakukan operasi-operasi di kios-kios milik masyarakat.

Apalagi penggunaan Miras tersebut sangat meresahkan masyarakat dan menimbulkan berbagai persoalan.

“Masyarakat yang mengkonsumsi Miras terkadang sering menimbulkan masalah, baik itu penganiayaan dan bahkan kecelakaan lalu lintas. Oleh karena itu, kami dari Satpol berkomitmen untuk memberantas yang namanya Miras di daerah Pohuwato,” ungkapnya.

Tak hanya itu saja, pihak Satpol PP pula akan memaksimalkan pengamanan di akhir tahun ini, karena seringkali terjadi penjualan Miras khususnya Miras yang dilarang seperti Cap Tikus, Pinaraci dan lain sebagainya.

“Kami akan menyisir semua lokasi di daerah Pohuwato, guna mencegah terjadinya hal-hal yang tak di inginkan bersama. Kami pun menghimbau kepada masyarakat agar dapat menjaga lingkunganya dari hal-hal yang bersifat kriminalitas,”pungkasnya. (tr-48/hargo)

Share

Leave a Comment