Persoalkan Mutasi Pejabat, ZIHAD Gugat KPU, Ini Tanggal Sidangnya

Persoalkan Mutasi Pejabat, ZIHAD Gugat KPU, Ini Tanggal Sidangnya Pasangan calon gubernur - wakili Gubernur Zainuddin Hasan dan Adhan Dambea yang ikut menggungat KPU. (Foto jalal khan/Gorontalo Post)

Berita Terkait


GORONTALO, Hargo.co.id – Selain menghadapi gugatan pasangan Cagub-Cawagub Rusli Habibie-Idris Rahim dan Hana Hasanah-Toni Junus, KPU Provinsi Gorontalo juga harus melayani gugatan satu pasangan calon lain yaitu Zainudin Hasan-Adhan Dambea.

Pasangan Zainudi-Adhan atau duet ZIHAD menggugat keputusan KPU yang meloloskan Rusli Habibie sebagai calon Gubernur.

Kalau sidang gugatan pasangan Rusli Habibie-Idris Rahim atau duet NKRI dan Hana Hasanah-Toni Junus atau duet HATI akan mulai disidangkan oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Rabu (2/11) hari ini, maka untuk sidang pasangan ZIHAD baru akan dilaksanakan pada Senin (6/11) pekan depan.

Hal ini seperti yang disampaikan oleh Ketua Bawaslu Provinsi Gorontalo, Siti Haslina Said, saat ditemui Gorontalo Post, selasa (1/11) kemarin.

Siti mengatakan, rencananya, gugatan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Gorontalo, Zainudin Hasan-Adhan Dambea (ZIHAD) atas putusan KPU Provinsi Gorontalo yang meloloskan Rusli Habibie sebagai peserta Pemilukada Gorontalo, baru akan dilaksanakan senin (6/11).

“Untuk gugatan Zihad, kami targetkan akan disidang senin (6/11), karena kemarin mereka belum melengkapi berkas perkara yang dimasukkan ke Bawaslu Provinsi Gorontalo” ujarnya.

Sementara itu, di tempat terpisah, calon wakil Gubernur Gorontalo Adhan Dambea selaku pihak pemohon mengungkapkan, pihaknya telah memasukkan kelengkapan berkas perkara gugatannya itu.

“Kemarin sudah dilengkapi, dan kami tinggal menunggu kapan sidang akan dilaksanakan,” ujarnya.

Materi gugatan tersebut menurut Adhan mencakup dua hal. Pertama, terkait status terpidana Rusli Habibie yang menurutnya sesuai dengan undang-undang tidak boleh diloloskan sebagai peserta Pilkada.

Juga menyangkut persoalan mutasi pejabat yang dilakukan oleh Rusli Habibie dan Idris Rahim saat masih aktif menjadi Gubernur-Wakil Gubernur.

Share

Leave a Comment