Peternak Wonosari Diteror, Tiga Sapi Mati Diracun, Warga Resah


 

Hargo.co.id BOALEMO – Peternak di Kecamatan Wonosari, Kabupaten Boalemo, kini resah. Meraka serasa diteror, karena sapi ternak mereka terancam.

Hal ini setelah tiga ekor sapi milik warga di kecamatan itu, didapati mati karena diracun oknum tak bertanggungjawab, pada Jumat (18/11) kemarin. Sebelumnya, di kawasan yang sama dua ekor sapi juga ditemukan tewas diracun.

Teror ternak sapi ini terjadi di Desa Suka Maju, Kecamatan Wonosari, Jumat (18/11) kemarin.

Nani Hunta (69) warga setempat kaget ketika melihat ternaknya di sebuah lorong perkebunan di Desa Suka Maju, tergeletak.

Begitu tiba dilokasi Nani Hunta melihat 3 ekor ternak sapi milknya dalam kondisi kejang-kejang seperti sedang sakit parah bahkan sedang sakarat. Saat itu dirinya bersama warga setempat memutuskan hewan ternak tersebut disembelih sebelum mati, dengan demikian sapi itu langsung disembeli.

“Dugaan saya sangat kuat jika sapi saya ini di dzolimi orang yang tidak bertanggung jawab,”katanya.

Kuat dugaan sapi miliknya diracun, karena di tempat itu terdapat jagung muda yang menjadi umpan. Jagung muda itu dilumuri racun pestisida.

“Sudah dua hari sebelum kejadian ada salah seseorang yang bukan penduduk kampung ini selalu membuntuti saya dalam beraktifitas, terutama saat memindahkan ternak sapi. Saya tidak tau kalau dia orang mana, yang jelas saya kenal betul wajahnya,” ungkapnya.

Dugaan yang kedua kata Nani Hunta ternak sapinya berada dekat dengan lahan Hak Guna Usaha (HGU) milik salah satu perusahaan, hanya saja dirinya tidak mau berspekulasi indikasi tersebut.

“Sapi saya tidak merusak tanaman yang berada di lahan HGU, kecuali ternak saya terlepas,”ujarnya.

Kematian sapi secara mendadak menurutnya, sudah kesekian kalinya terjadi di Boalemo namun tidak pernah terungkap oleh petugas.

Beberapa waktu lalu, kata Nani ada dua ekor sapi yang mati dengan motif yang sama menggunakan jagung yang sudah ditaburi racun.

“Saya mengalami kerugian sekitar 30 juta,” ujarnya.

Aleg Dapil II Kecamatan Wonosari – Dulupi Yayan Asuna akhirnya angkat bicara mengenai masalah itu, dimana pihak kepolisian harus mengungkap pelaku dibalik pembunuhan sapi – sapi milik warga.

“Ini kejadian yang sudah berulang yang sering terjadi, dengan motif yang sama. Warga menjadi was – was bahkan khawatir atas insiden seperti ini, sehingga kami mendorong agar persoalan ini harus di usut tuntas,” terangnya.

Kapolsek Wonosari IPTU Nasir Igirisa melalui Kanit Reskrim AIPDA Andi Napu mengatakan bahwa pihaknya sudah menerima laporan dari masyarakat terkait dengan kasus kematian sapi yang diduga diracuni, dengan demikian pihaknya akan menindak lanjuti dengan melakukan penyelidikan.

“Kita akan tindak lanjuti dengan melakukan penyelidikan lebih lanjut,” terangnya. (Tr-30/hargo)

Share

Leave a Comment