Pilkada Boalemo, Gugatan PAHAM-DAMAI Kandas


TILAMUTA, Hargo.co.id – Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Kabupaten Boalemo akhirnya mengambil sikap pasca musyawarah sengketa terhadap dua perkara Pilkada Boalemo.

Masing-masing perkara diajukan pemohon pasangan petahana Rum Pagau-Lahmudin Hambali (PAHAM) dan pasangan jalur perseorangan Darwis Moridu-Anas Jusuf (DAMAI).

Dalam keputusan Panwasli yang dibacakan tiga anggota Panwaslih dibawah pimpinan majelis sidang, Sukarman Rahim dan dua anggota Moekri Kadji dan Yurika Rauf yang dihadiri kuasa hukum pemohon, termohon dalam hal ini KPU Boalemo.

Dimana, menyatakan sikap menolak secara menyeluruh permohonan kedua pemohon tersebut.

Keputusan ini diumumkan pada dua agenda sidang berbeda.

Pertama pukul 14.00 Wita untuk pemohon pasangan DAMAI dengan materi menggugat keputusan KPU Boalemo nomor 24 telah meloloskan petahana PAHAM yang diduga melanggar ketentuan UU 10/2016 pasal 71 dan 72, terkait kebijakan melakukan mutasi pegawai selang 6 bulan sebelum ditetapkan sebagai calon.

Sementara putusan penolakan gugatan PAHAM berlangsung sekitar pukul 23.00 Wita yang menggugat keputusan KPU meloloskan pasangan DAMAI yang dinilai tidak memenuhi syarat calon ijazah karena telah ditarik legalitasnya pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Boalemo.

Tak hanya menolak seluruh gugatan kedua pemohon tersebut, Panwaslih juga menyatakan keputusan bahwa keputusan KPU Boalemo nomor 24 tersebut, sah secara hukum dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan berlaku.

Putusan tersebut belum diterima sepenuhnya pasangan DAMAI, DAMAI menilai terjadi kerancuan putusan Panwaslih.

Karena itu, pihaknya akan melanjutkan tuntutan ke meja persidangan di pengadilan tinggi tata usaha negara (PTTUN) Makassar dalam kurun waktu 3 hari pasca putusan penolakan dibacakan.

Sementara, PAHAM melalui kuasa hukumnya mengaku belum menempuh langkah PTTUN lantaran masih melakukan kajian terhadap keputusan Panwaslih Boalemo.

 Ketua Panwaslih Boalemo, Sukarman Rahim mengaku dalam ketentuan perundang-undangan tentunya membuka ruang bagi pemohon untuk menyampaikan gugatan ke PTTUN jika tidak puas terhadap keputusanny. (nrt/hargo)

Share

Leave a Comment