Pipa Bocor Hebohkan Warga

Pipa Bocor Hebohkan Warga Warga Desa Mongilo, Kecamatan Tapa, Kabupaten Bone Bolango dihebohkan dengan kondisi jalan yang tiba-tiba banjir. Penyebabnya lantaran pipa PDAM bocor.

Berita Terkait


 

Hargo.co.id TAPA – Waktu Salat Isya berjamaah di Masjid baru saja usai, warga di wilayah Desa Mongilo, Kecamatan Tapa, Kabupaten Bone Bolango (Bonbol) tiba-tiba gempar. Mereka ramai-ramai memadati salah satu titik jalan.

Pasalnya di tempat itu sudah banjir, padahal di kawasan itu tidak terjadi hujan. Para warga sibuk mencari sumber banjir itu.

Usut punya usut ternyata sumber banjir adalah pipa PDAM yang bocor, Rabu, (30/11).

Menurut pengakuan sejumlah warga dilokasi mengatakan bahwa kejadian itu berawal dari temuan sejumlah warga Mongilo yang akan bermalam menyiapkan hari pasar besok(red hari ini).

Saat itu sekumpulan orang dari Mongilo itu hendak membeli gorengan yang lokasinya tepat bersebelahan dengan tempat kejadian.

Mereka curiga melihat sesuatu yang aneh diantara genangan air hujan yang membasahi permukaan jalan saat itu.

Dimana dibeberapa permukaan aspal mengeluarkan gelembung air mirip seperti gelembung air panas layaknya saat memasak.

Ukuran gelembung itu beragam ada yang besar ada pula yang hanya keluar diantara sela bebatuan pinggiran aspal. Akibatnya hal itu sekejab mengundang reaksi orang banyak.

” Tadi orang-orang Mongilo yang liat mereka bilang ada keluar air saya pun langsung memperhatikan seksama ternyata betul, saat diraba airnya biasa tidak panas, terus saya cek lebih dekat rupanya permukaan aspal mulai rembes jadi saya palang jalan dengan dego-dego penjual pasar, ” cerita Uyun penjual gorengan disekitar lokasi itu.

Selang beberapa lama kejadian yang diabadikan pengunjung itu pun langsung membuat viral dimedsos sehingga mengundang kedatangan banyak orang.

Rinto salah satu warga dilokasi pun membenarkan kejadian itu namun ia lebih curiga perihal kejadian itu karena diakibatkan bocornya pipa.

Sebab dilokasi tersebut memang dilintasi pipa PDAM. Rupanya pernyataan Rinto pun terjawab. Saat dikonfirmasi ke PDAM Bonbol. Direktur Yusar Laya membenarkan bahwa dirinya sudah mendapat informasi itu dari petugasnya dilapangan. Kata Yusar semua itu disebabkan oleh kebocoran pipa PDAM-nya.

Pasalnya terbukti usai mendapat laporan itu ia langsung memerintahkan petugasnya untuk mematikan pipa penyaluran. Hasilnya gelembung air yang semula berukuran besar langsung cepat mereda.

” Itu kebocoran pipa saya sudah langsung suruh matikan penyaluran pipa sementara waktu dan benar juga gelembung air itu langsung mereda, besok kami akan langsung tindaklanjuti usai aktifitas pasar, ” tegas Yusar dihubungi via telepon.

Lanjut dijelaskan Yusar secara detail bahwa lokasi kejadian itu dilintasi oleh pipa distribusi yang ukurannya sedang. Karena faktor usia kemungkinan pipa bocor karena tidak kuatnya menahan tekanan air.

Apalagi kata Yusar belakangan ini guna memaksimalkan pelayanan Pipa Utama Longalo yang ukuran besar sudah dioperasikan. Dan menurutnya hal itu juga turut mempengaruhi.

” Pipa besar di Desa Longalo sudah dioperasikan itu kan saling konek dengan pipa distribusi ke beberapa daerah makanya mungkin tidak kuat lagi menahan tekanan sehingga pipa lama pecah, ” ujar Yusar.

Belum lagi kemarin hujan mengguyur hampir rata disebagian besar wilayah Gorontalo. Kemungkinan kelebihan debit air di Hulu itu membuat tekanan air besar mengalir ke pipa distribusi. (csr/hargo)

Share

Leave a Comment