PNS Pertanyakan Kredit Asuransi Jiwa


 

Hargo.co.id TILAMUTA – Bank Sulut Gorontalo (SulutGo) Cabang Tilamuta terancam mulai kehilangan nasabahnya.

Ini terjadi lantaran muncul keluhan akan layanan kredit asuransi yang menaruh kekecewaan dari para nasabah umumnya dari kalangan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di wilayah Kabupaten Boalemo.

Keluhan ini dikemukakan salah seorang PNS, Isra Iyabu bersama sejumlah rekan-rekannya, Dadang Moridu, Stev dan Tekson Pakaya.

Mereka menuding terdapat layanan kredit asuransi perlu diperjelas terkait upaya pengembalian. Sebagaimana hal itu menjadi kontrak bersama pada saat peminjaman modal.

Selain itu, saldo blokir rekening yang dipotong setiap bulan apakah perlu dikembalikan.  Persoalan menjadi pertanyaan para PNS tersebut seperti adanya kasus kredit asuransi di mana ketika nasabah terikat pinjaman sampai 10 tahun kemudian melakukan pelunasan dalam jangka waktu 5 tahun.

Pasca menutupi pinjaman, nasabah kembali meminjam dengan modal yang sama dalam jangka waktu 10 tahun lagi.

“Nah, dalam kontrak umumnya kredit asuransi untuk sisa jangka waktu 5 tahun pasca pelunasan mesti dikembalikan kepada nasabah. Karena itu kami mempertanyakan hal ini kepada pihak Bank SulutGo Cabang Tilamuta sedianya lembaga bekerjasama PNS di Boalemo selama ini,” beber Isra Iyabu.

Sementara itu, menurut mantan Direktur Bank SulutGo Limboto, Jhon Bokings, kredit asuransi di Bank SulutGo masih menjadi hak milik para nasabah untuk dikembalikan ketika pelunasan sebelum jatuh tempo dan tidak ada resiko meninggal.

Ia pun menyatakan mendesak bagi pihak Bank terkait untuk melakukan upaya mediasi antara pihak nasabah dengan asuransi dimaksud.

Sedangkan menyangkut layanan saldo blokir rekening diterapkan diminta untuk dikomunikasikan pihak perbankan. Sehingga statusnya jelas apakah sudah dikembalikan atau belum.

“Kredit asuransi harus dikembalikan ketika pelunasan sebelum jatuh tempo. Kalau tidak itu bisa mengarah pada
pidana,” jelas tokoh masyarakat Boalemo yang turut memperjuangkan status cabang Bank SulutGo Tilamuta itu.

Direktur Bank SulutGo Cabang Tilamuta, Efendi ketika dimintakonfirmasi menjelaskan terkait kredit asuransi jiwa tidak berada di pihaknya.

Melainkan pada pihak ketiga yakni pemilik asuransi sesuai kesepakatan awal dengan nasabah. Menyangkut pengembalian tentu pihak nasabah perlu menempuh proses administrasi berupa mengisi formulir pengajuan.

“Ini menjadi hak dari nasabah. Tetapi kami dari Bank SulutGo tentu akan menempuh mediasi dengan pihak nasabah. Saat ini saya sudah mengkomunikasikan dengan pihak asuransi terkait pengembalian dengan mengisi formulir pengajuan nasabah,” beber Efendi

bersama Pimpinan Seksi Pemasaran, Erman Leonard Paera. Demikian halnya menyangkut saldo blokir nasabah sudah diatur sesuai ketentuan aturan yang ada.

Disamping itu, Efendi menjelaskan terkait asuransi ke pihak nasabah tentunya sudah sesuai perjanjian kredit awal.

“Jadi kalau nasabah perlu penjelasan tambahan tolong hubungi kami. Sebab, ada juga nasabah memiliki dua fasilitas kredit,” pungkasnya.(nrt/hargo)

Share

Leave a Comment