Polda Libatkan 668 Personel, Rumah Komisioner KPU-Bawaslu Ikut Dijaga

Polda Libatkan 668 Personel, Rumah Komisioner KPU-Bawaslu Ikut Dijaga Pengamanan ketat dilakukan personel dari Polda Gorontalo di KPU jelang pleno penetapan Paslon dini hari tadi. (foto Natha Gorontalo Post)

Berita Terkait


GORONTALO, Hargo.co.id – Kepolisian Daerah (Polda) Gorontalo tampaknya tak ingin kecolongan.

Meski situasi keamanan daerah Gorontalo hingga saat ini masih terjaga, pengamanan ketat dilakukan menjelang penetapan pasangan calon (paslon) Pilgub Gorontalo 2017, Senin (24/10).

Sedikitnya 668 personel disiagakan dan ditempatkan di beberapa tempat strategis.

Pantauan Gorontalo Post (grup hargo.co.id), Senin (24/10), sejak pagi hari pihak kepolisian dibantu sejumlah prajurit TNI nampak berjaga di sekitar Kantor KPU Provinsi Gorontalo.

Bahkan menjelang pleno penetapan terbuka yang sebelumnya dijadwalkan pukul 11.00 wita, pengamanan di sekitar kantor KPU semakin ketat.

Puluhan anggota kepolisian nampak berjaga di halaman kantor, depan kantor, hingga radius seratus meter dari Kantor KPU Provinsi Gorontalo. Tak hanya itu, sekitar pukul 18.00 wita, pihak kepolisian mulai memasang kawat duri disekitar halaman kantor KPU Provinsi Gorontalo.

Menurut sejumlah sumber yang dirangkum Gorontalo Post, peningkatan pengamanan di Kantor KPU ini sendiri karena, adanya informasi yang beredar di tengah masyarakat terkait kedatangan sekelompok masyarakat ke kantor KPU Provinsi Gorontalo.

Namun, hal ini langsung dibantah Kabid Humas Polda Gorontalo, AKBP Mosyan Nimitch, selaku penanggung jawab pengamanan di kantor KPU.

Menurut AKBP Mosyan, penempatan ratusan personil kepolisian di Kantor KPU bukan karena adanya isu kedatangan sekelompok warga, melainkan memang sudah menjadi standard prosedur pengamanan yang telah disepakati sebelumnya oleh pihak Kepolisian dan penyelenggara pemilu terkait kepastian pengamanan Pilkada Gorontalo.

Share

Leave a Comment