Punya Potensi Alam yang Luar Biasa, Mongiilo Masih Terisolir

Punya Potensi Alam yang Luar Biasa, Mongiilo Masih Terisolir Akses jalan di Desa Mongiilo, Kecamatan Bulango Ulu yang sangat memprihatinkan. (foto Caisar Ntoma/Gorontalo Post)

Berita Terkait


BULANGO ULU, Hargo.co.id – Provinsi Gorontalo sudah memasuki usia 16 tahun, 5 desember mendatang masyarakat Gorontalo akan bersukacita memperingati hari lahir provinsi ke 32 di Indonesia ini.

Harapan percepatan pembangunan infrastruktur, menjadi hal utama yang diinginkan masyarakat.

Terutama di lokasi-lokasi yang selama ini dikenal ‘ekstrim’, karena akses transportasi yang sulit. Salah satunya adalah wilayah Mongiilo di Kecamatan Bulango Ulu, Kabupaten Bone Bolango.

Mendengar nama Mongiilo, yang terbayangkan adalah daerah terisolir karena akses jalan yang sulit, aspal hanya sepotong-sepotong, jika hujan jalan berlumpur, sisi kiri jurang dan sisi kanan tebing.

Kawasan ini juta tidak dilengkapi penerangan listrik PLN, jaringan seluler juga tidak ada.

Benar-benar memprihatinkan. Padahal, selain kesan ‘ekstrim’ yang melekat. Mongiilo juga dikenal dengan daerah sumber buah durian.

Konon durian Tapa-Monggiilo adalah durian paling enak di Gorontalo. Monggilo juga penghasil jagung, rotan dan sumber tani lainya.

Bahkan yang khas dari Mongiilo adalah gula merah, karena sebagian warga Mongiilo memproduksi gula merah.

Wilayah Mongiilo sebetulnya berjarak tak terlalu jauh dari Tapa atau pusat Kota Gorontalo. Hanya membutuhkan waktu sekira 1 jam untuk mencapai Monggilo. Kondisi akses jalan yang kurang mendapat perhatian pemerintah itulah yang membuat kawasan ini menjadi terisolir. (csr/hargo)

Share

Leave a Comment