Raih Emas di OSN, Masuk UI Bebas Tes

Raih Emas di OSN, Masuk UI Bebas Tes Tes tertulis dari team Univesitas Indonesia kepada seluruh pembina mata pelajaran OSN se provinsi Gorontalo, kemarin. (f. Andi Arifuddin/Gorontalo Post)

Berita Terkait


Hargo.co.id GORONTALO – Menjadi salah satu perguruan tinggi favorit, jelas membuat Universitas Indonesia (UI) menjadi incaran para lulusan terbaik di Gorontalo.

Namun, untuk masuk di kampus ternama di Indonesia itu jelas tidak mudah. Dengan seleksi yang cukup ketat, membuat lulusan Gorontalo sangat sedikit untuk bisa melanjutkan studi di kampus Perjuangan tersebut.

Namun, siswa jebolan Olimpiade Sains Nasional (OSN) yang sudah berkompetisi di tingkat Nasional, masuk UI terbilang cukup mudah. Bahkan, pihak UI memberikan ruang yang sangat luas bagi peraih medali emas untuk masuk di kampus yang berdiri tahun 1849.

“Mereka (peserta OSN) yang berhasil meraih medali emas, kami membebaskan yang bersangkutan untuk ikut tes masuk UI. Hal ini pula kami sudah bicarakan dengan pemerintahan provinsi Gorontalo. Kami sudah ada kerjasama, besar kesempatan untuk lulusan Gorontalo masuk di UI,” beber Suryadi, kepala sub direktorat kerjasama pemerintah UI kepada Gorontalo Post, Senin (14/11).

Lantas bagaimana dengan mereka yang belum berhasil meraih medali dan sudah memiliki pengalaman di OSN tingkat Nasional?

“Kesempatannya juga terbuka. Dia akan ikut tes seperti yang lainnya. Namun yang bersangkutan sudah memiliki pengalaman di OSN, sehingga akan mudah baginya melewati tes tersebut. Karena tes kami tidak jauh berbeda dengan soal yang ada di OSN,” sambungnya.

Pria yang bergelar Doktor itu menambahkan UI pun memberikan beasiswa kepada mahasiswa yang memiliki ekonomi lemah, namun berprestasi.

“Kalau dia berprestasi namun ekonominya lemah. Maka ada banyak beasiswa yang akan diberikan UI. Tinggal bagaimana mereka memanfaatkan kecerdasan serta prestasi yang mereka miliki,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Provinsi Gorontalo Weni Liputo melalui Kepala Bidang Pendidikan Menengah (Dikmen) Abdul Rahman Husain menjelaskan, ini menjadi kesempatan bagi pelajar Gorontalo.

“Kami memulainya dari pembinaan guru di tingkat sekolah menengah. Disini mereka digodok dan dibimbing untuk memberikan ilmu sebaik mungkin untuk bisa membawa anak-anak ini bisa melanjutkan studi di kampus-kampus favorit. Dengan prestasi yang baik, dilanjutkan dengan pendidikan yang baik pula. Maka pola pikir pelajar kami akan terus meningkat. Dan itu menjadi aset penting bagi Gorontalo,” tuturnya. (ndi/hargo)

Share

Leave a Comment