Ratusan Pejabat Pemprov Gorontalo Terancam Non Job


GORONTALO, Hargo.co.id – Mutasi besar-besaran di lingkungan Pemprov Gorontalo tidak lama lagi digelar.

Mutasi kali ini terkait dengan kebijakan pengisian struktur organisasi baru perangkat darah (OPD) yang dibentuk berdasarkan PP nomor 18 tahun 2016 tentang perangkat daerah.

Sesuai ketentuan, pengisian jabatan harus dilakukan paling lambat akhir desember tahun ini.

Menariknya, dari kebijakan pengisian jabatan nanti, bakal ada ratusan pejabat yang akan kehilangan jabatan alias non job.

Hal ini karena terjadi perampingan stuktur. Untuk jabatan eselon II (kepala dinas/badan), saat ini terdapat 32 jabatan (diluar staf ahli).

Pada struktur yang baru, 6 SKPD hilang, masing-masing Dinas Nakertrans, Dinas Kehutanan dan ESDM, Dinas Peternakan dan Perkebunan, Badan Koordinasi Penyuluh, Sekretariat Korpri dan Biro Pengadaan/Unit Layanan Pengadaan.

6 SKPD itu digabung dengan SKPD lainya, misalnnya Dinas Peternakan dan Perkebunan masuk ke Dinas Pertanian.

Dengan struktur yang ada, maka ada 6 jabatan di SKPD itu juga hilang, selain jabatan 6 eselon II, juga seluruh jabatan eselon III dan IV ditiadakan.

Plt Gubernur Gorontalo Prof Zudan Arif Fakhrullah belum lama ini mengatakan, untuk jabatan eselon IV hampir semuanya barubah.

Strukturnya lebih ramping, dimana ada 68 orang yang akan kehilangan jabatan. Pada jabatan eselon III, mencapai 34 orang. Khusus eselon III dan eselon IV saja, sudah 102 orang yang akan non job.

“Kita harus pikirkan exit strateginya. Sambil hitung yang akan pensiun. Saya nggak hitung yang eselon II,”kata Prof Zudan ketika rapat dengan pimpinan SKPD di lingkungan Pemprov belum lama ini.

Dirjen Kependudukan dan catatan sipil Kemendagri ini memastikan pengisian jabatan akan lebih profesional. “Eselon IV itu hampir semuanya berubah, berarti SKnya juga baru,”ujarnya.(tro/rmb/hargo)

Share

Leave a Comment