Razia Miras Harus Lebih Rutin

Razia Miras Harus Lebih Rutin Kegiatan pemusnahan Minuman Keras (Miras) oleh Polres Boalemo yang dihadiri oleh forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Boalemo Sabtu (31/12) penghujung tahun 2016. ( Foto Humas)

Berita Terkait


GORONTALO, Hargo.co.id – Tingginya kasus kriminal yang terjadi di Gorontalo tidak lepas dari pengaruh maraknya peredaran Minuman Keras (Miras). Sebab, dari data kepolisian, tidak sedikit kasus terjadi lantaran pelaku sudah dalam pengaruh minuman haram itu.

Saat ini maraknya peredaran Miras, tidak saja terjadi di wilayah Kota Gorontalo. Tapi sampai ditingkat kabupaten. Seperti di Kabupaten Boalemo.

Daerah yang sebentar lagi akan menyambut Pilkada itu diduga cukup banyak tempat penjualan Miras. Hal ini pun berhasil diungkap lewat razia Cipta Kondisi (Cipkon) oleh Polres Bolaemo beberapa waktu lalu.

“Kami meminta agar petugas kepolisian lebih rutin lagi melakukan razia. Karena kasus peredaran Miras di Boalemo masih cukup marak,” kata Eman, salah satu warga Tilamuta.

Sebagaimana diketahui, sebelum ini, operasi Cipkon Polres Boalemo berhasil menyita sebanyak 2.407 botol Miras. Terdiri dari pinaraci sebanyak 1.455 botol, kasegaran 33 botol, jenis 234 sebanyak 60 botol, jenis casanova sebanyak 594 botol, jenis anggur 133 botol, jenis beras kencur cap orangtua sebanyak 12 botol, draft beer balihai sebanyak 120 botol dan cap tikus sebanyak 43 liter.

Dengan demikian, jumlah keseluruhannya sebanyak 2.407 botol dan 43 liter, barang bukti miras tersebut di musnahkan secara maraton oleh jajaran Polres dibantu menggunakan alat berat excavator. Pemusnahan ribuan botol minuman keras di penghujung tahun 2016 itu juga melibatkan unsur TNI.

Kapolres Boalemo, AKBP Jepri Yuniardi SIK usai memimpin langsung pemusnahan ribuan botol miras mengatakan, miras yang dimusnahkan ini merupakan hasil yang terjaring dari operasi saat pelaksanaan Operasi Cipta Kondisi Mantap Praja dan Operasi Lilin yang dilakukan jelang perayaan natal dan tahun baru 2017.

“Kita melakukan pemusnahan barang bukti ribuan miras, sebagaimana diketahui miras menjadi salah satu pemicu utama terjadadinya gangguan kemanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) bahkan berujung pada riminalitas,” kata Jepri. (tr-30/hargo).

Share
Diterbitkan dalam Metropolis Ditandai

Leave a Comment