Rica Mahal, Kantin Dilematis Naikkan Harga


Hargo.co.id GORONTALO – Tingginya harga cabe rawit atau rica di Gorontalo sedikitnya ikut berdampak pada ongkos pengeluaran para warung makan atau kantin.

Meski begitu, masih banyak pemilik warung makan yang tetap mempertahankan harga.

Saat ini, harga cabe rawit atau rica di Gorontalo rata-rata berkisar Rp 65 Ribu hingga Rp 70 Ribu per Kg. Bahkan, awal pekan lalu, harga rica sempat menembus Rp 80 Ribu per Kg.

Dilain pihak, konsumsi rica bagi sebagian besar warga Gorontalo adalah kebutuhan primer. Dan sementara kantin dan warung makan non restoran harus tetap mempertahankan menu wajib, yakni sambal dabu-dabu.

Yusni Abjul, salah seorang pemilik kantin makan di kompleks lapangan Taruna Remaja Kota Gorontalo, mengaku, akibat kenaikan harga rica dirinya harus mengeluarkan ongkos lebih untuk tetap menyediakan sambal dabu-dabu bagi pelanggan setianya.

“Saya setiap hari berjualan, hampir 1 Kg rica yang saya mo pakai. Dan itu habis setiap hari. Kalau saya mau kasih naik harga, kasian pembeli, dorang mo protes,” ungkap Yusni.

Senada juga diungkapkan Yanti, pemilik warung makan dengan menu andalan nasi kuning di kompleks perpustakaan daerah Kabupaten Gorontalo, Limboto.

Menurutnya, meski harga cabe rawit naik, dia tetap tidak menaikkan harga dagangannya, “Bukan cuma rica yang naik, bawang juga ada kalanya naik.

Belum lagi ini katanya listrik mau naik,” ujar pedagang yang akrab disapa ta Ati ini.

Jika harga rica belum turun dalam waktu dekat, dia berhasrat untuk mengganti sambal khasnya menggunakan bahan cabe kering untuk menghemat ongkos produksi. “

Belum sekarang. Tapi, kalau so 3 minggu tidak turun, saya mo ganti dengan rica kering,” tandasnya.(axl/hargo)

Share

Leave a Comment