Rio Haryanto Punya Kesempatan Untuk Kembali Balapan di F1


Hargo.co.id – Silly season alias rumor  perpindahan pembalap berlangsung seru pada akhir  musim 2016. Sebagian besar tim sudah mengumumkan  driver untuk musim depan. Jawa Pos (JP) mendapat  kesempatan melakukan wawancara bersama Rio  Haryanto (RIO), pembalap andalan Indonesia yang  berkiprah di F1 musim 2016.

JP: Apa kabar, Rio, lama tidak berjumpa, apa  saja kegiatan kamu sekarang?

 

RIO: Alhamdulillah, baik. Meski tidak menyandang  main driver di tim Manor, saya masih dilibatkan untuk ikut meeting mendiskusikan aspek teknis  tim.

 

JP: Di luar lintasan, kamu sering tampil di  berbagai kesempatan, termasuk hari ini?

 

RIO: Ya, saya senang menjadi ikon buat anak-anak  muda. Sore ini (kemarin, Red) saya menjadi tamu  dalam kegiatan Michelin Safety Academy. Ini positif karena kalangan muda mendapatkan . pemahaman berlalu lintas. Karena mereka harus peduli pada diri sendiri dan pengguna jalan raya yang lain. Sebab, data yang ada memang menunjukkan tingkat kecelakaan cukup tinggi terjadi pada kalangan muda.

 

JP: Kamu sudah melewati musim berat, pengalaman pertama tampil di F1 musim 2016, meski hanya separo musim, itu jelas berkesan. Menurut kamu, bagaimana selanjutnya?

 

RIO: Menurut saya, tentu harus diambil sisi positifnya. Perjuangan panjang, sulit, dan rumit harus saya lewati untuk bisa masuk Formula 1. Sangat disayangkan saya gak bisa penuh, full series. Namun, tetap bersyukur, dan tentunya  saya terus belajar.

 

JP: Apa sebenarnya kesulitan kamu menjalani  musim pertama di F1?

 

RIO: Jadi, berprestasi di F1 ini banyak faktor yang memengaruhi. Tim dan kemampuan mobil cukup menentukan. Setiap tim memiliki mobil dan mesin berbeda. Boleh dikatakan saya masuk di tim papan bawah. Banyak ekspektasi tinggi yang ingin dilihat masyarakat untuk menjadi front runner. Yang harus diketahui, performa mobil Manor cukup menentukan.

 

JP: Apakah kamu merasa sudah puas? Bagaimana rencana kamu berikutnya?

 

RIO: Tentu belum. Target saya memang untuk mendapatkan poin. Itu sangat sulit dengan kapasitas mobil yang ada. Belajar banyak dari musim lalu. Saya merasa cukup kompetitif. Semoga bisa kembali di musim depan dengan tim yang lebih baik, yang lebih kompetitif.

Share
Diterbitkan dalam Sportivo Ditandai

Leave a Comment