Rumah Terbakar, Ibu dan Balita Nyaris Terpanggang

Rumah Terbakar, Ibu dan Balita Nyaris Terpanggang Rumah Rahman Ahwata di Desa Lombongo, Kecamatan Suwawa, Kabupaten Bonbol rata tanah akibat dilahap si jago merah, Jumat, (21/10). (foto : Fahrun/GP).

Berita Terkait


Hargo.co.id BONBOL – Sijago merah mengamuk di Desa Lombongo, Kecamatan Suwawa Tengah, Kabupaten Bone Bolango (Bonbol). Satu rumah milik Rahman Ahwata (35) di desa setempat rata tanah. Diduga sumber api berasal dari tungku api di dapur yang lupa dimatikan. Kejadian itu cukup mengejutkan warga sekitar, Jumat, (21/10) sekira pukul 03.00 wita.

Informasi yang dirangkum Gorontalo Post, kejadian bermula ketika Sarmini Jala (30), istri dari Rahman baru saja memanaskan air di tungku dapur. Ia kemudian mematikan api dalam tungku tersebut dengan menggunakan air.

Lantaran merasa capek, Sarmini langsung beranjak pergi ke kamar untuk menjaga balitanya yang saat itu dalam kondisi sakit. Tidak lama setelah membaringkan badan di dekat sang anak, Sarmini tertidur.

Tidak disangka meski telah disiram air, api yang berada di tungku itu tak sepenuhnya padam. Malah karena lama-lama api membesar dan menyentuh dinding rumah yang hanya terbuat dari papan dan bilahan bambu itu. Api pun tak lama kemudian merayap di dinding.

Untung saja waktu itu Mohamad Pakase (27), warga sekitar yang kebetulan saja melintas di depan rumah tersebut melihat api yang sudah berkobar di dinding dapur. Mohamad yang terkejut langsung berteriak memberitahu warga sekitar. Saat itu pula, Sarmini segera terbangun. Ia kaget api sudah mengelilingi rumahnya. Cepat-cepat ia menggendong sang balita untuk keluar dari rumah.

Sementara itu warga sekitar yang kaget dengan teriakan Mohamad segera berbondong-bondong ke Tempat Kejadian Perkara (TKP). Sebagian lagi ikut membawa air dalam ember untuk memadamkan api tersebut.

Sayangnya upaya warga untuk memadamkan api sia. Api begitu cepat menjalar. Seluruh bagian rumah berukuran 8 x 6 meter itu rata tanah dilalap api.

“Saat itu saya melihat dapur mereka sudah dikepung api. Sarmini yang saat itu berada di dalam rumah juga terkejut dan meminta pertolongan,” kata Mohammad ketika diwawancarai Gorontalo Post, kemarin. Saat kebakaran terjadi, sejatinya suasana sekitar sedang diguyur hujan dengan intensitas sedang.

Share

Leave a Comment