Satu Rumah Diterjang Longsor, Dua Bocah Nyaris Jadi Korban


 

Hargo.co.id GORONTALO – Di tengah keheningan malam dalam guyuran hujan lebat, keluarga Mohammad Lone tiba-tiba dikejutkan dengan kejadian yang cukup menghentakkan jantung. Rumah mereka di Kelurahan Botu, Kecamatan Dumbo Raya, Kota Gorontalo dihantam batu besar yang longsor dari Bukit Botu.

Fahri Bantu dan Naira Lesar, cucu dari Mohamad Lone nyaris menjadi korban dalam peristiwa ini. Batu besar tepat mengenai kamar tidurnya, kemarin, (10/11) sekira pukul 00.15 Wita.
Informasi yang dirangkum Gorontalo Post, menyebutkan kejadian bermula ketika Gorontalo diguyur hujan lebat mulai pukul 21.00 Wita.

Karena hujan lebat, keluarga Mohammad Lone memutuskan untuk tidur.

Sekira pukul 00.15 Wita, tiba-tiba saja batu besar menghantam dinding rumah mereka yang berada di kawasan pesisir di Kelurahan Botu itu.

“Kami sekeluarga benar-benar kaget dengan peristiwa ini. Untung saja tidak ada yang jadi korban. Tapi dinding kamar cucu saya hancur,” ujar Mohamad Lone ketika di wawancarai Gorontalo Post.

Sementara itu dari pantauan Gorontalo Post, rumah tersebut mempunyai 3 kamar. Akibat longsor itu merusak dua kamar tidur dan 1 kamar mandi.  Saat terjadi longsor yang berada di dalam salah satu kamar yang terkena hantaman batu itu ada Fahri Bantu yang baru berusia 8 tahun dan Naira Lesar, bocah berumur 3 tahun.

“Cucu saya yang dua itu ikut terkena pentalan dari batu bata. Untung saja tidak besar. Cuma luka lecet sedikit,” ungkap Mohammad. Akibat kejadian kata Mohammad, keluarganya mengalami kerugian sekira Rp 10 juta.

Di tempat yang sama Helda None, salh satu anggota keluarga dari Mohamad Lone menceritakan saat kejadian malam itu, mereka sekeluarga sedang tertidur lelap. “Kami sekeluarga tak pernah menyangka kejadian ini bisa terjadi. Tapi memang malam itu hujan sangat deras. Saya keget dengan suara gemuruh dari atas gunung. Ternyata batu yang longsor,” terangnya.

Sejalan dengan kejadian, kemarin, Pemerintah Provinsi Gorontalo telah turun langsung dan melakukan kegiatan tanggap darurat. Pemerintah melalu Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) ikut memberikan bantuan untuk keluarga Mohammad Lone.(tr-49/tr-48)

 

Share
Diterbitkan dalam Metropolis Ditandai

Leave a Comment