SDM Handal, Koperasi Bisa Maju


GORONTALO, hargo.co.id – Koperasi ‘gulung tikar’ tak hanya terjadi secara nasional.

Di Gorontalo sendiri, tahun ini, kurang lebih ada 400-an koperasi yang tak aktif lagi karena menemui sejumlah kendala. Pemerintah pun telah mengambil langkah untuk kembali menggeliatkan koperasi di daerah.

Kepala Dinas Kumpeerindag Provinsi Gorontalo, Abdul Haris Hadju mengatakan, masalah yang hadapi koperasi di Gorontalo cukup banyak.

Namun, setidaknya, ada beberapa masalah yang sangat menentukan kemajuan koperasi, diantaranya kelembagaan koperasi, pengawasan, modal dan pemilihan jenis usaha yang kurang tepat.

“Beberapa hal ini yang harus diperhatikan, karena salah satu dari point ini lemah, maka koperasi akan sulit berkembang,” kata Haris Hadju saat diwawancarai usai membuka kegiatan peningkatan SDM koperasi dan UMKM di Provinsi Gorontalo, Kamis (10/11).

Dalam menghadapi masalah ini, Haris mengaku, pihaknya terus melakukan pendampingan dan peningkatan SDM dengan cara meningkatkan ilmu pengetahuan serta keterampilan para anggota koperasi.

Misalnya tentang akuntansi, membentuk pengurus pengawas dan pengelola koperasi yang memiliki wawasan yang dapat meningkatkan pertumbuhan koperasi.

“Ini kita lakukan khusus untuk koperasi yang masih aktif dan masih menemui sejumlah masalah, kita yakin jika SDM sudah handal, maka koperasi akan maju,” tegasnya.

Menurut Haris, meski tak berkontribusi besar dalam perekonomian daerah, namun koperasi kedepan bisa menjadi bagian penting dalam pembangunan daerah.

“Saya berharap kabupaten dan kota dapat melakukan pendataan lagi, koperasi koperasi mana yang masih aktif dan tidak aktif. Jika ada yang tidak aktif, segera dibekukan. Koperasi itu bukan soal jumlah harus banyak, kalau sedikit dan berkualitas jauh lebih bagus,” tutupnya.(dan/hargo)

Share

Leave a Comment