Sempadan Sungai Mulai Mengecil

Sempadan Sungai Mulai Mengecil SEMPIT. Sempadan sungai yang harusnya berjarak 30 meter dari bibir sungai, saat ini mulai menyempit, hingga aliran air dari hulu kehilir semakin kecil dan menjadi salah satu terjadinya banjir kemarin. (Deice/Gorontalo Post)

Berita Terkait


Hargo.co.id LIMBOTO — Salah satu faktor terjadinya banjir, selain curah hujan yang cukup tinggi, lingkungan yang mulai rusak juga sempadan sungai yang mulai mengecil.

Kabid PSDA Mischa Ibrahim mengatakan, harusnya sempadan sungai itu berjarak 30 meter dari pinggiran sungai, tetapi yang terjadi saat ini justru semakin kebawah sempadan sungai semakin mengecil.

“Sehingga aliran air dari hulu kehilir sudah menyempit mengakibatkan luapan air kepemukiman warga,”ungkap Mischa.

Lanjut dikatakannya, seharusnya 30 meter dari pinggiran bibir sungai tidak boleh didirikan bangunan, tetapi kenyataannya saat ini tidak demikian adanya.

“Saat ini banyak bibir sungai yang sudah berdiri bangunan rumah, kantor dan lainnya, sehingga resiko terkena dampak aliran sungai sudah pasti tak terelakkan lagi,” jelas Mischa.

Dengan kondisi ini Mischa menyarankan, perlu adanya normalisasi sungai secara menyeluruh dan dilakukan seoptimal mungkin agar aliran air sungai bisa mengalir dengan baik dan lancar dan tidak akan menimbulkan musibah banjir dikemudian hari.

“Selain sempadan sungai yang harus dibenahi, normalisasi sangat perlu dilakukan, untuk mengembalikan aliran air kemuaranya agar berjalan dengan baik, terutama normalisasi disejumlah sungai, seperti sungai Biyonga, Bulota, Sungai Marisa,” pungkas Mischa.

Disisi lain PPK BWS ll Reynaldo menjelaskan, sejauh ini pihak BWS ll sudah melakukan normalisasi disejumlah sungai dan dipastikan pelaksanaan normalisasi ini akan dilakukan seoptimal mungkin oleh BWS, sebagai salah satu langkah mengantisipasi banjir. (Wie/hargo)

Share

Leave a Comment