Sengketa Lahan Ancaman Kemajuan Gorut


Hargo.co.id GORUT – Tak dipungkiri, ketersediaan lahan menjadi salah satu faktor yang ikut menentukan keberhasilan pembangunan.

Karena banyak terjadi sebuah proyek pembangunan batal terwujud atau terkatung-katung karena menghadapi masalah pembebasan lahan.

Kabupaten Gorut yang sedang berupaya mengejar pembangunan, juga diperhadapkan pada kondisi yang sama.

Tak heran pada berbagai kesempatan, Bupati Gorut, Indra Yasin, kerap menekankan masalah lahan tersebut.

Dia selalu mengingatkan SKPD teknis agar benar-benar menelusuri menelusuri status lahan yang akan dijadikan lokasi pembangunan.

“Saya minta telusuri dengan benar asal-usul lahan tersebut, mulai dari status tanahnya apakah hak milik atau yang disebut budel/peninggalan” ungkapnya.

Jangan sampai kata Indra, lahan tersebut ternyata masih dalam sengketa atau ketika dilaksanakan pembangunan malah bersengketa.

Hal ini juga kata bupati belajar dari pengalaman yang sudah-sudah, ketika lahan tersebut dianggap aman dan mulai dilaksanakan pembangunan, ternyata mulai timbul permasalahan.

“Ini diakibatkan dalam proses penyiapan lahannya belum fix. Bahkan ada juga awal-awalnya lahan tersebut siap dan ditetapkan akan digunakan untuk sebuah pembangunan. Ketika akan dimulai, timbul juga persoalan sehingga harus dicarikan lokasi baru dan ini tentunya akan ada akibatnya” ujar Indra.

Akibat yang ditimbulkan kata bupati, tentu merugikan. Baik dari sisi pelaksanaannya yang tentu harus mengalami penundaan, belum lagi harus mencari lokasi yang baru lagi dan yang pasti harusnya masyarakat yang menjadi sasaran sebelumnya tidak dapat merasakan manfaatnya.

Olehnya penelusuran atas asal usul kepemilikan tanah sebelum dimanfaatkan sangat penting dan dapat dilakukan dengan berbagai macam cara. Mulai dari mengecek kepemilikan melalui sertifikat tanah jika memang sudah ada sertifikatnya.

Begitu juga melalui desa dengan mengecek registernya kemudian di kroscek lagi ke kantor pertanahan.

“Jangan sampai persoalan keabsahan kepemilikan tanah tersebut akan menjadi hambatan dalam melaksanakan pembangunan daerah” tandasnya. (abk/hargo)

Share

Leave a Comment