Sepeda Motor Warga Limba B Raib


Hargo.co.id GORONTALO – Selang beberapa hari terakhir ini, Gorontalo tak pernah sepi dari kasus pencurian. Mulai dari kasus pembobolan rumah, pencurian kendaraan bemotor (Curanmor), sampai dengan pencurian dengan kekerasan. Kondisi ini telah membuat warga Gorontalo sangat resah.

Kemarin, (21/11), sepeda motor jenis Yamaha Mio milik Mey Ahmad warga Kelurahan Limba B, Kecamatan Kota Selatan, Kota Gorontalo hilang saat di parkir di kos-kosan di Kelurahan Limba U-1, Kecamatan Kota Selatan.

Sebelumnya, Sabtu, (19/11), di Bone Bolango (Bonbol) terjadi pencurian ternak sapi milik Kasim Musa, warga Desa Ulanta, Kecamatan Suwawa.

Informasi yang dirangkum Gorontalo Post menyebutkan, kejadian yang menimpa Mey Ahmad berawal ketika ia pergi nonkrong bersama rekan-rekannya di salah satu kos-kosan di Kelurahan Limba U I. Waktu it sepeda Yamaha Mio DM 3547 J itu diparkirnya di halaman kos tanpa terkunci setir.

Mey dan rekan-rekannya ngobrol di dalam kamar salah satu rekan Mey. Karena keasyikan ngobrol, Mey jadi tidak sadar bahwa sepeda motornya sedang diseret maling. Sekira pukul 10.00 Wita, Mei baru sadar sepeda motornya itu hilang setelah ia mengecek keluar.

Meski telah bertanya kepada rekan-rekannya dan para penghuni kos lainnya, korban tak kunjung mendapatkan informasi yang jelas terkait keberadaan sepeda motornya itu.

Merasa telah kecurian, ia kemudian melaporkan kejadian ini ke Polres Gorontalo Kota.

Kapolres Gorontalo Kota AKBP Ronny Yulianto melalui Kasat Reskrim AKP Tumpal Alexander mengatakan, saat ini pihaknya masih akan menyelidiki kasus tersebut.

Rekan-rekan korban dan para penghuni kos yang mengetahui kejadian tersebut akan kita panggil sebagai saksi.

Sementara itu kejadian pencurian yang melanda Kasim Musa terjadi sekitar pukul 06.00 Wita. Berawal ketika peternak itu pergi mengikat sapinya di kebun yang masih di Desa Ulanta. Ia kemudian balik ke rumah untuk isterahat sebentar. Sekitar 1 jam kemudian, ia segera balik untuk mengecek sapi kesayangannya itu.

Namun setelah tiba di kebun, bukan main terkejutnya Kasim melihat sapi miliknya yang ditinggal dalam keadaan terikat itu sudah tidak berada lagi di tempatnya.

Kasim kemudian mencoba melakukan pencarian di sekitar kebun. Namun meski waktu berjam-jam telah dibuang untuk melakukan pencarian namun ia tak kunjung menemkan sapi miliknya itu.

Merasa ternak harapannya itu telah digondol maling, Kasim akhirnya melaporkan kejadian ini ke Polres Bonbol.

Ketika diwawancarai di Mapolres Bonbol, Kasim Musa mengaku mendapatkan informasi bahwa hewan peliharaanya itu rencananya akan dijual sesorang inisial EI yang merupakan warga Desa Boludawa, Kecamatan Suwawa, Kabupaten Bonbol, kepada salah satu warga setempat.

Bahkan menurut Kasim, ia sudah memastikan sapinya itu berada di tangan EI.

Sementara itu, Kasat Reskirm Polres Bonbol Iptu Syang Kalibato mengatakan, laporan dari korban tetap akan dilakukan penyelidikan. Pihaknya akan melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi terlebih dahulu baru kemudian akan memanggil terlapor.

“Penyelidikan ini dimaksudkan untuk mengumpulkan barang bukti (Babuk), jika memang terbukti terlapor akan kita beri sanksi tegas sesuai ketentuan yang berlaku,” tandasnya. (tr-49/tr-48/hargo)

Share

Leave a Comment