Stok Melimpah, Petani Kirim Beras ke Manado


 

Hargo.co.id GORONTALO – Pasca panen beberapa waktu lalu, ketersediaan beras di Gorontalo hingga kini terbilang masih cukup melimpah. Selain adanya stok di gudang Bulog yang mencapai ribuan ton, hasil panen petani pada musim panen ini cukup baik.

Namun, stok melimpah ini tak seimbang dengan jumlah kebutuhan beras di Gorontalo.

Cukup banyak beras di tingkat petani yang tersisa. Agar bisa jadi uang, sejumlah petani memilih untuk mengirim beras mereka kepada para pedagang di Kota Manado, Sulawesi Utara.

“Kebetulan saya ada keluarga di Manado yang jualan di pasar. Setiap kali panen saya kirim sampai 30 koli,” ungkap Trisno, petani beras di Kabupaten Bone Bolango.

Trisno menjelaskan, di Kota Manado, harga pengambilan oleh pedagang jauh lebih tinggi dari harga di pasaran Gorontalo.

“Apalagi memasuki natal, harga terus naik, jadi tidak rugi kalau kirim kesana,” ujarnya.

Tak hanya Trisno, Aden, pemasok beras di wilayah Manado juga mengakui hal yang sama.

“Saat ini, so banyak permintaan beras dari pedagang di Manado, karena dorang so mulai ba stok sekarang,” ujarnya.

Dalam sepekan, Aden mengaku bisa memasok beras hingga 50 koli.

“Petani di Gorontalo sekarang juga sedang pusing dengan memasarkan beras yang di panen lalu cukup melimpah, apalagi tidak lama lagi akan masuk musim panen berikutnya, jadi banyak mereka yang memilih menjual beras ke pemasok untuk dikirim ke Manado,” ujarnya.

Beberapa jenis beras yang dikirim ke Manado, diantaranya beras Ciheran, Membramo dan Superwin.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kumperindag Provinsi Gorontalo, Abdul Haris Hadju memastikan stok sembako di Gorontalo hingga kini masih aman, termasuk beras. “Untuk beras, kita barusan melakukan panen besar besaran, jadi stok melimpah,” ujarnya, baru baru ini.(dan/hargo)

Share

Leave a Comment