Sudirman Hinta Dukung NKRI

Sudirman Hinta Dukung NKRI Kader PAN Gorontalo, Sudirman Hinta saat menghadiri dan memfasilitasi kampanye NKRI di Barudaa, Jumat (25/11) kemarin. (Foto Tim Pemenangan NKRI)

Berita Terkait


 

Hargo.co.id GORONTALO – Mantan Aleg DPRD Provinsi Gorontalo yang jaga kader Partai Amanat Nasional (PAN), Sudirman Hinta dukung dan kampanye di panggung NKRI (Nyata Karya Rusli-Idris). Bahkan rela dipecat dari PAN hanya mendukung NKRI adalah langkah yang salah.

Informasi yang berhasil dihimpun, kampanye dialogis pasangan Rusli Habibie-Idris Rahim di Zona 2 (Kabupaten Gorontalo-Gorontalo Utara).

Pada Jumat (25/11) kemarin, NKRI memilih lokasi di Batudaa Cs. Selain blusukan, NKRI juga melakukan dialogis dan lokasinya di kediaman Sudirman Hinta yang juga kader PAN.

Data yang masuk, Sudirman Hinta adalah Jurkam NKRI dari kalangan tokoh masyarakat.

“Saya berteman baik dengan pak Rusli Habibie dan pak Idris Rahim. Saya mendukung NKRI karena programnya yang diluncurkan pada periode sebelumnya berhasil membangun Gorontalo,” kata Sudirman Hinta.

Lalu bagaimana jika muncul teguran keras dari PAN? Mengingat PAN mendukung pasangan lain di Pilgub.

“Meski PAN mendukung pasangan lain, saya tetap mendukung NKRI. Saya tidak takut jika partai melakukan pemecatan karena ini sudah menjadi pilihan. Dengan dilakukannya kampanye dialogis NKRI di rumah saya, bukti jika saya dukung NKRI,” tegas Sudirman Hinta.

Sementara itu, Ketua FPG DPRD Provinsi Gorontalo, Yusna Tolingguhu menegaskan jika perempuan tak selamanya pilih perempuan.

“Pilih perempuan yang bagaimana dulu? Kalau dia berkualitas dan gagasan bagus serta bekerja nyata, mungkin pantas dipilih. Tapi kalau perempuan yang dimaksud tak punya gagasan dan ide-ide bagus, tidak ada alasan untuk memilih hanya sesama perempuan,” kata Yusna Tolingguhu.

Dirinya menambahkan, memilih NKRI pada Pilgub 2017 mendatang bagi kaum perempuan adalah sebuah pilihan yang benar. Karena NKRI ini telah banyak membantu kaum perempuan dalam program-programnya. Pendidikan dan kesehatan gratis sudah membantu kaum perempuan dalam mengurus anak agar bisa sekolah, jika sakit tidak keluar biaya dan ekonomi rakyat membantu perekonomian rumah tangga.

Selain keduanya di atas, tampil juga sebagai Jurkam yakni mantan Bupati Kabgor dua periode, David Bobihoe, Mantan Sekda Provinsi Gorontalo, Mansur Detuage yang kini duduk sebagai anggota DPRD Provinsi dari Partai Demokrat.

“Apakah ingin kembali ke kejayaan masa lalu? Yang mana sekolah harus bayar. Sakit harus bayar dokter. Jalan masih banyak yang rusak. Saya yakin tak ada yang mau kembali ke masa lalu, kita ini akan membangun masa depan bukan kembali masa lalu,” kata David Bobihoe seraya menambahkan jika NKRI sudah menunjukkan bukti nyata.

Sementara itu, calon gubernur Gorontalo, Rusli Habibie menegaskan bahwa NKRI bukan hanya didukung oleh Partai Golkar, Partai Demokrat, Perindo dan PKPI. Namun ada juga sejumlah kader Parpol lain seperpti Rini Bobihoe dan Neggos dari PPP, serta Sudirman Hinta dari PAN.

“Banyak kader yang sudah berani menentukan pilihan karena tahu kerja nyata dan bukti dari NKRI yang mensejahterakan masyarakat. Bukan menjadi gubernur selama 8 tahun dan hampir tak diraskan oleh warga. Pembanguna jalan ke Biluhu tidak berhasil dilakukan, tapi NKRI telah berhasil meningkatkan menjadi jalan nasional dan dikucurkan angaran untuk pembangunan Rp 100 miliar pada 2016 dan Rp 190 miliar 2017 nanti,” kata Rusli Habibie. (jdm/hargo)

Share

Leave a Comment