Tabiar, Taman Bermain Anak Jadi Sarang Pesta Miras

Tabiar, Taman Bermain Anak Jadi Sarang Pesta Miras TAMAN - Kurangnya perhatian dari pehak pengelola, membuat taman rekreasi sekaligus taman bermain di Limboto terbengkalai.(F.Riyan/Gorontalo Post)

Berita Terkait


LIMBOTO, Hargo.co.id – Taman bermain anak yang terletak di Kelurahan Hunggaluwa, Limboto, mendapatkan sorotan dari warga setempat. Pasalnya, taman bermain yang sejatinya memiliki lingkungan asri dengan fasilitas yang terawat sepertinya tidak tampak pada taman yang lokasinya persis di tugu perlimaan Limboto tersebut.

Pantauan Gorontalo Post, Rabu (4/1), terlihat beberapa fasilitas taman bermain Limboto yang tidak lagi representatif. Bangku-bangku taman yang menjadi tempat duduk bagi pengunjung beberapa ada yang sudah rusak. Sementara pancuran air juga tidak lagi berfungsi. Selain itu pula, kebersihan taman pun seakan tidak lagi terawat.

Dedaunan kering bertebaran di mana-mana, rumput-rumput liar sudah begitu panjang serta kolam taman pun banyak dipenuhi sampah berupa daun kering.
Roni (31), warga setempat mengatakan, sudah lama taman tersebut seakan tidak lagi diperhatikan padahal masyarakat sangat membutuhkan ruang terbuka hijau yang memiliki fasilitas bermain anak dengan perawatan yang baik.

“Kalau kondisinya terbengkalai seperti ini siapa yang mau datang,” ujar Roni. Dia menambahkan, pada malam hari taman itu sering kali dijadikan tempat nongkrongnya para muda mudi baik untuk sekedar bersantai, pacaran, bahkan sebagai tempat untuk minum minuman keras (Miras).

“Semoga tempat tersebut bisa dibenahi lagi, agar bisa lagi difungsikan oleh masyarakat sehingga kami tidak lagi jauh-jauh mencari taman bermain untuk anak-anak,” harap Roni.

Sementara itu, Kepala Bidang Ruang Terbuka Hijau Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gorontalo (Kabgor), Yunus Isa saat dikonfirmasi mengatakan, taman tersebut sudah menjadi kelolaan PDAM Kabgor sejak 2013.

Akan tetapi, menurut Yunus, pihaknya tetap akan berupaya menjaga perawatan taman tersebut terutama kebersihannya. “Nantinya kita akan koordinasi dengan pihak PDAM untuk perawatan taman tersebut karena itu juga termasuk ruang terbuka hijau yang harus kita jaga bersama,” kata Yunus.

Terpisah, Direktur PDAM Kabgor, Raden Sahi saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya tetap masih memperhatikan kondisi taman tersebut karena itu merupakan tempat yang sangat strategis sebagai ruang terbuka hijau bagi masyarakat.

“Setiap minggu kita adakan senam pagi yang wajib diikuti oleh seluruh karyawan, dan setelah senam pagi itu dilanjutkan dengan kerja bakti membersihkan taman” tutur Raden.

Raden menambahkan, dalam waktu dekat taman tersebut akan segera dibenahi fasilitas-fasilitasnya yang sudah tidak berfungsi. Selain itu pula penjaga yang ditugaskan menjaga tempat itu akan lebih di tekankan lagi untuk menjaga kebersihan taman serta menjaga fasilitas di dalamnya.

“Beberapa waktu lalu kami sudah melakukan pengecetan dibeberapa sudut taman, lampu-lampunya juga sudah diperbaiki, kedepannya kita sudah sediakan anggaran untuk pembenahan fasilitas lainnya,” pungkasnya.(TR-55/hargo)

Share
Diterbitkan dalam Metropolis Ditandai ,

Leave a Comment