Tiba di Gorontalo, Ini Instruksi Pertama Plt Gubernur


GORONTALO, Hargo.co.id – Tugas pertama yang harus dihadapi Plt Gubernur Gorontalo Prof Zudan Arif Fakhrullah adalah menangani bencana banjir di Gorontalo.

Begitu tiba di Gorontalo, Minggu (30/10) kemarin, Prof Zudan usai melalui prosesi adat Mopotilolo di vip terminal lama bandara Djalaludin, langsung memutuskan untuk meninjau korban banjir di Kecamatan Bilato, Kabupaten Gorontalo.

Plt Gubernur Prof Zudan, didampingi Bupati Gorontalo Prof Nelson Pomalingo dan Sekda Provinsi Gorontalo Prof Winarni Monoarfa.

Saat kunjungan perdananya itu, Prof Zudan menerima banyak keluhan warga korban bencana, salah satunya adalah pasokan air bersih.

Pasalnya, begitu banjir menghantam pada Kamis (27/10), jaringan air bersih terputus, sumur yang menjadi cadangan air bersih juga tak bisa lagi digunakan karena telah becampur lumpur dan air banjir. Mendengar keluhan warga, Prof Zudan Arif memastikan untuk melakukan pasokan air bersih ke lokasi bencana.

“Kita akan arahkan PDAM, warga butuh air bersih,”katanya.

Tak hanya itu, warga juga mengeluhkan soal meter listrik yang rusak. Warga berharap agar tidak ada pembebanan biaya penggantian meter listrik jika sudah mulai difungsikan.

Meter listrik rusak karena tenggelam. Bersama PLN, Plt Gubernur akan membicarakan hal itu. Kepada warga, Prof Zudan berharap agar terus berdoa supaya bencana tidak akan terulang.

“Jangan putus asa, berdoa kepada Allah, semoga musibah ini cepat berlalu,”ujarnya.

Pemerintah kata Prof Zudan, memastikan jika layanan pemerintah akan tersedia setiap saat. Prof Zudan juga meninjau posko kesehatan, dan posko pengungsian. Wilayah Kecamatan Bilato sendiri terdapat tiga desa yang dihantam banjir, yakni Desa Totopo, Desa Bilato, dan Desa Juriah. Wilayah ini merupakan kawasan terparah bencana banjir. (tro/hargo)

Share

Leave a Comment