Timnas Indonesia Hanya Sanggup Bermain Skor Kaca Mata di Kandang Myanmar


Hargo.co.id – Timnas Indonesia hanya mampu bermain imbang 0-0 melawan tuan rumah, timnas Myanmar di Stadion Thuwuna, Yangon, Jumat (4/11).

Indonesia memang berhasil menguasai penguasaan bola hingga 57 persen, tapi efektivitas lini depan yang kali ini digalang Boaz Solossa, Lerby Eliandry, Zulham Zamrun, dan Bayu Gatra kurang menggigit.

Boaz beberapa kali melakukan percobaan penyerangan, bahkan ada satu kesempatan emas yang dibuat. Sayang, Myanmar masih mampu mengamankan gawang mereka.

Myanmar sendiri terbilang efektif karena mereka mampu membuat empat tembakan di babak pertama sementara Indonesia hanya satu tembakan.

Hal paling mencolok dari Myanmar adalah tekel sukses, mereka mampu membuat persentase hingga 81 persen di laga ini. Timpang dengan Indonesia yang hanya membuat 38 persen tekel sukses.

Jika ingin meraih kemenangan, Indonesia harus benar-benar serius mencari pola terbaiknya di babak kedua. Pergantian pemain bisa menjadi solusi untuk pelatih Alfred Riedl.

Usai jeda timnas INdonesia coba naikkan intensitas pemainannya. Alhasil, pada menit ke-50, Indonesia dapat peluang manis melalui Boaz Solossa.

Peluang ini berawal dari aksi Bayu Pradana yang mengarahkan umpan langsung ke kotak penalti. Boaz yang ada di sana mengeksekusi bola, sayang hasil tembakannya masih melambung tinggi.

Hingga menit ke-70, tak ada satupun peluang matang lagiyang diciptakan timnas. Tuan rumah, Myanmar juga terlihat tak terlalu memberi tekanan yang berarti bagi Skuat Garuda.

Enam menit kemudian, timnas Indonesia coba menyerang. Berawal dari aksi Boaz Solossa, mengirimkan umpan ke tengah kotak penalti. Sayang, Zulham tak mampu menggapai bola.

Timnas Indonesia nyaris dikejutkan dengan serangan cepat Myanmar menit ke-81. Beruntung, aksi Than Paing masih bisa dibaca dengan baik oleh bek timnas.

Boaz gantian mengancam menit ke-87. Melalui aksi individunya, Boaz sukses melepaskan tendagan keras. Namun, masih bisa diblok oleh bek Myanmar.

Hingga peluit panjang berakhir, skor imbang 0-0 tak berubah. Hasil tampaknya bukan yang dicari, sebab Alfred Riedl pastinya sudah banyak catatan menyikapi permainan anak asuhnya.(ies/JPG/hg)

 

Share

Leave a Comment