Trans Kabila-Suwawa Rawan Lakalantas


Hargo.co.id BONBOL – Jalan Trans Kabila-Suwawa, sangat rawan terjadi kecelakaan lalu lintas. Faktor penyebabnya beragam.

Namun diantara yang cukup berpengaruh sehingga menjadi jalan itu sangat rawan karena minimnya rambu-rambu lalu lintas. Hal ini sebagaimana disampaikan Kasat Lantas Polres Bonbol AKP Ismet Yusuf ketika diwawancarai Gorontalo Post, baru-baru ini.

Menurutnya, diantara lokasi di Trans Kabila-Suwawa yang rawan lakalantas yakni di ruas jalan Desa Poowo, Kecamatan Kabila.

“Di kawasan itu banyak sering terjadi kasus lakalantas. Baik kenderaan roda dua, roda tiga, maupun roda empat,” ungkap Ismet.

Lebih lanjut disampaikan Ismet disamping kurang dukungan dari rambu-rambu lalu lintas, yang ikut memicu juga karena para pengendara kendaraan bermotor yang kurang hati-hati. Mereka lebih senang melarikan kendaraan dengan kencang, karena akses tersebut terhitung lurus.

Baru-baru ini kecelakaan menimpa Farid Ahmad (60) warga Kelurahan Pouwo mengatakan hal itu ketika ditemui Gorontalo Post. Ia harus dilarikan ke rumah sakit setelah dihantam Yusuf Amidu yang saat itu tengah mengendarai becak motor (Bentor) DM 2610 BJ.

Yusuf Amidu yang merupakan warga Desa Telaga Jaya, Kecamatan Hutadaa, Kabupaten Gorontalo, dengan mengendarai bentor miliknya itu berjalan dari arah Kota Gorontalo menuju arah Kecamatan Kabila.

Setelah berada di lokasi Kelurahan Pauwo, Farida Ahmad dengan berjalan kaki menyebrangi jalan tersebut, lantaran kurang hati-hati Yusuf yang melaju akhirnya menabraknya.

Untung saja kejdaian ini tak sampai menelan korban jiwa. Meski begitu korban mengalami luka-luka di hampir sekujur tubuhnya.

Menurut Kasat Lantas Polres Bonbol AKP Ismet Yusuf, karena di kawasan Desa Pouwo itu sering terjadi lakalantas, maka pihaknya akan menaruh rambu lalu lintas khusus di kawasan itu.

Termasuk akan membuat penghambat yang bisa menjadi penanda bagi para pengendara untuk agar segera mengurangi kecepatan kendaraannya.

“Kami masih akan membicarakan hal ini dengan Dinas Perhubungan Kabupaten Bonbol,” jelasnya. (tr-48/hargo)

Share

Leave a Comment