Tutup Aib, Aborsi Jadi Pilihan, Tercatat 5 Kasus Buang Janin

Tutup Aib, Aborsi Jadi Pilihan, Tercatat 5 Kasus Buang Janin Mayat Bayi yang ditemukan tewas mengambang di sumur di i Kelurahan Kayubulan, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo, pagi tadi (14/11) sekira pukul 08.00 WITA. (Foto Jalal Khan/Gorontalo Post)

Berita Terkait


GORONTALO, Hargo.co.id – Penemuan mayat bayi yang diduga hasil aborsi dalam beberapa hari terakhir di Gorontalo, menjadi perhatian banyak pihak.

Hal ini mengindikasikan, kasus aborsi masih marak terjadi di negeri serambi madinah ini.

Ada beberapa alasan yang terungkap terkait aborsi, salah satunya adalah karena malu menyimpan aib.

Dianggap aib, karena kehadiran bayi tak berdosa ini, tidak diinginkan, apalagi diakibatkan dari pergaulan bebas, atau hubungan di luar nikah.

Jika dilahirkan dalam keadaan utuh, bayi dibuang bagaikan bangkai tak bernyawa.

Dari data Gorontalo Post (grup hargo.co.id), tercatat ada lima kasus buang janin hasil aborsi yang masuk ke Polisi.

Data yang dirangkum Gorontalo Post, selang Januari hingga November 2016, sedikitnya telah terjadi kasus pembuangan bayi sebanyak lima kali.

Ironinya, sebagian besar janin yang dibuang oleh orang tuanya itu, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Kasus aborsi dan pembuangan bayi pertama kali terjadi pada sabtu (13/2). Saat itu, warga Desa Lopo, Kecamatan Batudaa Pantai, dikejutkan dengan penemuan bayi yang masih berumur beberapa hari, di salah satu kebun milik warga.

Beruntung, saat ditemukan, bayi yang berjenis kelamin perempuan itu masih dalam kondisi hidup, dan langsung dibawa oleh warga setempat di Puskesmas setempat.

Belakangan diketahui oleh pihak Kepolisian, orang yang tega membuang bayi malang itu adalah ibunya sendiri. Pihak Kepolisianpun kemudian langsung mengamankan dua kedua orang tua dari bayi malang itu, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Share

Leave a Comment