1.429 Pasukan Siap Amankan Idul Fitri

PERSONEL Polres Boalemo yang akan dikerahkan untuk pengamanan lebaran idul fi tri di Kabupaten Boalemo nanti.

Hargo.co.id GORONTALO – Unsur kepolisian dan TNI di Gorontalo menurunkan kekuatan penuh untuk mengamankan suasana Idul Fitri 1429 H. Lebih kurang 1.429 personil akan siap siaga di seluruh wilayah kabupaten/kota. Kekuatan maksimal ini, diturunkan pula sebagai antisipasi ancaman kemungkinan penyusupan teroris Islamic State of Iraq dan Syiriah (ISIS) dari Marawi, Philipina ke Gorontlao.

Kapolda Gorontalo Brigjend Pol Rachmad Fudail mengatakan, 1.429 personil gabungan ini akan ditempatkan di 51 Pos pengamanan dan 61 Pos Pelayanan. Polda ikut melibatkan jajaran TNI, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Dinas Perindustrian Perdagangan, Dinas PU dan Perumahan Rakyat, Jasa Raharja, Jasa Marga dan mitra kamtibmas. “Kita harus pastikan suasana daerah aman dan terkendali, pelaksanaan mudik Idul Fitri berjalan lancar,” jelas Rachmad Fudail.

Pengamanan ini digelar sejalan dengan Operasi Ramadiyah tahun 2017 yang akan berlangsung hingga 4 Juli 2017 mendatang. Operasi dengan sandi “Ramadniya-2017” itu memiliki tugas utama untuk mewujudkan situasi kamtibmas dan kamseltibcarlantas yang kondusif sehingga masyarakat Gorontalo dapat merayakan idul fitri dengan rasa aman dan nyaman.

“Sasaran operasinya adalah kelancaran jalur mudik dan arus balik, Tawuran, Balap liar, Pencurian kenderaan bermotor, Aksi terorisme, Premanisme dan gangguan keamanan lainnya,” terang mantan Wakapolda Jambi itu saat memimpin gelar pasukan Operasi Ramadniya di GOR David Tony, Senin (19/6).

Sementara itu, Terkait antisipasi ancaman teroris yang saat ini masih terus berpolemik di wilayah Filipina. Jenderal satu bintang ini menegaskan, Pihaknya telah melakukan penyekatan di wilayah perbatasan untuk mengantisipasi masuknya terorisme asal negara filipina dari Provinsi Sulut ke wilayah Provinsi Gorontalo.

“Pasukan Brimob sejauh ini terus bersiaga di diwilayah perbatasan untuk memastikan tidak ada oknum teroris yang masuk ke wilayah Gorontalo,” tandasnya.

Sementara itu, kemarin, jajaran Polres di kabupaten/kota sudah mulai menggelar operasi pasukan, untuk pengamanan Idul Fitri ini.

Seperti di Kabupaten Boalemo. Kapolres Boalemo AKBP Dwi Yanto Nugroho SIK yang memimpin gelar pasukan operasi Ramadniya Otanaha di Polres Boalemo menyampaikan, penyelenggaraan apel gelar pasukan sebagai wujud kesiapan Polri dalam menghadapi Hari Raya Idul Fitri 1438 H. Sekaligus memperkuat konsolidasi dan sinergi semua pihak terkaik. Entah itu dariPemkab Boalemo, unsur TNI, BPBD, tim SAR maupun Tagana.

“Paling penting juga apel ini digelar untuk mengecek personil beserta kelengkapan sarana dan prasana sebelum menjalankan amanah di lapangandalam menempuh tugas mulia mengamankan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1438 H di beberapa wilayah strategis,” beber Dwi Yanto Nugroho.

Untuk pengamanan sendiri kata mantan Kaden A Pelopor SAT Brimobda Polda Gorontalo ini menegaskan bahwa pihaknya menerjunkan sedikitnya 130 personil Polri ditambah gabungan terpadu dari instansi terkait seperpti TNI, Pemda Boalemo, SAR dan BPBD.

Sehingga ditotalkan keseluruhan lebih dari 200 personil. “Mereka nanti akan ditempatkan pada tiga Pos. Masing-masing Pos terpadu dipusatkan di kawasan wisata Bolihuto Kecamatan Botumoito.

Selanjutnya Pos Pelayanan di kawasan Alun-Alun Tilamuta dan Pasar Malam Kecamatan Wonosari. Begitu pula Pos PAM ditempatkan pada tiga titik strategis yakni Tilamuta sebagai jantung pemerintahan, Kecamatan Paguyaman dan Mananggu lintas perbatasan kabupaten,” beber Dwi Yanto. (tr-45/nrt)