2017, Boliyohuto Sudah Miliki Rumah Sakit

Aleg Syarifudin Bano bersama konsultan dan Kepala Dinas Kesehatan saat mengunjungi Puskesmas Sidomulyo yang rencananya akan berubah status menjadi Rumah Sakit Boliyohuto, Minggu (3/4). (foto Dewi/Gorontalo Post)

Hargo.co.id Gorontalo — Rencanaya pemerintah Kabupaten Gorontalo menjadikan Puskesmas Sidomulyo menjadi Rumah Sakit (RS) Boliyohuto mendapat respon positif kalangan anggota legislatif Kabupaten Gorontalo.

Bahkan DPRD menargetkan tahun 2017 izin dari RS Boliyohuto sudah terealisasi. Hal ini terungkap dari kunjungan Aleg dapil Boliyohuto cs Syarifudin Bano bersama konsultan dan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo ke Puskesmas Sidomulyo, Sabtu (2/4).

Syarifudin mengatakan, selama ini sudah ada pelayanan di puskesmas tersebut dengan fasilitas tempat tidur yang cukup memadai. Hanya saja fasilitas infrastruktur lainnya yang memang harus dibenahi.

Lainnya, yakni mengusulkan perubahan status Puskesmas menjadi rumah sakit tipe C. “Dinas Kesehatan pun sudah melakukan konsultasi dengan kementrian Kesehatan dan sudah mempersiapkan semua berkasnya. Makanya, kita optimis proses izin rumah sakit ini bisa segera rampung, diawali dari izin operasional menjadi rumah sakit tipe c untuk segera rampung,” ungkap Syarifudin.

Lanjut dikatakan Syarifudin, memang sudah bertahun-tahun sering terjadi penumpukan pasien di rumah sakit MM Dunda Limboto, bahkan dirujuk hingga ke RS Aloe Saboe. “Pendirian RS di Boliyohuto ini merupakan solusi terbaik, karena kalau Rumah sakit ini terwujud, maka lima Kecamatan di Boliyohuto cs bahkan Kecamatan Pulubala sebagian puncak hingga Kabupaten Boalemo sebagian bisa merujuk ke Rumah sakit Boliyohuto,” jelas politisi Demokrat ini.

Incumbent dapil Boliyohuto ini berharap, keinginan pemerintah ini bisa terealisasi sesuai dengan target yang ada, sehingga tidak akan ada lagi penumpukan pasien di Rumah sakit MM Dunda Limboto dan tentunya bisa meningkatkan sumber PAD dan tak ada lagi rujukan ke RS Aloe Saboe. “Yang jelas DPRD siap mendukung keinginan pemerintah dan mendorong instansi terkait untuk segera bekerja optimal memperjuangkan keberlangsungan pendirian rumah sakit tersebut,” tandasnya. (Wie/hargo)