3 Hari Hilang, Warga Tumbihe Belum Ditemukan

Petugas gabungan saat menyisir sungai Bone untuk mencari Sukriyanto (25) warga Tumbihe, Kabila, yang dinyatakan hilang.

Hargo.co.id – Dinyatakan hilang sejak Senin (9/10) malam, Sukriyanto Katadu (25) belum juga ditemukan, kemarin, Rabu (11/10). Warga Tumbihe, Kabila, Bone Bolango (Bonbol) itu jatuh terseret arus sungai Bone.

Hingga kemarin, petugas gabungan yang terdiri dari Badan Penanggulanan Bencana Daerah (BPBD) Bonbol, BPBD Provinsi Gorontalo, Polair dan Tagana ini masih terus melakukan pencarian dan mengalami kesulitan karena air sungai Bone yang keruh ditambah arus yang masih cukup deras. Penyisiran pun dilakukan di beberapa titik sungai Bone yang kerap ditumpuki sampah.

Informasi yang diperoleh Gorontalo Post, kejadiannya bermula saat Sukriyanto bersama rekannya, Agus (25) menyebrang sungai Bone untuk pergi ke rumah salah seorang rekannya.

Namun sialnya, Sukriyanto malah jatuh di sungai yang masih berarus deras bahkan tengah meluap itu. Dugaan warga setempat, Sukriyanto tersedot bekas galian pasir atau tambang pasir warga. Sukriyanto yang tidak tahu berenang akhirnya tersedot arus air dan hingga kini belum ditemukan.

Meski pencarian terbilang sulit, namun petugas masih terus berusaha menyisir sepanjang sungai Bone menuju wilayah pelabuhan Gorontalo dengan harapan untuk menemukan jasad korban.

Kepala BPBD Bonbol, Gagarin Hunawa, mengatakan, pihaknya akan berupaya semaksimal mungkin untuk menemukan korban seki kendala di lapangan cukup berat untuk mendeteksi keberadaan bapak satu anak itu.

“Kami masih akan terus berupaya mencari korban,” kata Gagarin. Dia juga berharap bantuan dari masyarakat sekitar yang melaporkan kepada petugas gabungan apabila melihat hal-hal yang mencurigakan di sepanjang sungai Bone.(tr-54/hg)