4 Nyawa Melayang karena DBD, Kota Gorontalo Status KLB

0
Rapat kerja bersama dinas kesehatan Kota Gorontalo yang dipimpin wakil Walikota Gorontalo dr Budi Doku. Kini Kota Gorontalo berstatus KLB DBD. (foto istemewa/sumber WhatsApp)

Hargo.co.id GORONTALO – Korban meninggal akibat Demam Berdarah Dengue (DBD) di Gorontalo terus bertambah.

Seorang bocah perempuan usia 4 tahun Citra Ali di Desa Tilote, Kecamatan Tilango, Kabupaten Gorontalo meninggal akibat terserang DBD.

Nyawa Citra tak tertolong setelah sempat dirawat di RS MM Dunda Limboto.

Informasi yang dirangkum Gorontalo Post (grup hargo.co.id), Citra diketahui mengalami demam pada Senin (1/2) pekan lalu. Aleks Ali, sang ayah lantas membawa Citra ke Puskesmas terdekat.

Lantaran kondisi Citra saat itu cukup serius, pihak Puskesmas merujuk perawatan ke Rumah Sakit MM Dunda Limboto.

Beberapa hari setelah menjalani perawatan di rumah sakit, pihak keluarga belum juga mendapat informasi penyakit apa yang diderita Citra. Padahal sudah dilakukan beberapa kali pemeriksaan darah dan urin. Kamis (4/2), kondisi Citra semakin kritis, sehingga pihak rumah sakit memindahkan Citra ke ruang ICU.

“Saya sangat menyesali, sampai putri saya meninggal, dokter ataupun petugas rumah sakit tidak mengizinkan kami untuk melihat kondisi anak saya,” ungkap Aleks Ali.

Dengan meninggalnya Citra Ali pada Senin (8/2), maka total korban DBD di Provinsi Gorontalo hingga saat ini mencapai 9 orang, masing-masing di Kota Gorontalo sebanyak 4 orang, Kabupaten Gorontalo 3 orang dan Kabupaten Pohuwato 2 orang.