7.520 Pria Manado Terindikasi AIDS

Ilustrasi Dok.Jpnn

Hargo.co.id MANADO – Data dari Komisi Penanggulangan AIDS Kota Manado, sebanyak 7.520 pria masuk zona merah. Mereka itu terindikasi sebagai pria bereskiko tinggi (resti) tertular human immunodeficiency virus dan Acquired Immune Deficiency Syndrome (HIV AIDS).

Mereka disebut resti karena berada di lingkungan dan orientasi pergaulan yang bebas. Beberapa diantaranya merupakan pria yang ‘doyan jajan’ di luar.“Kita tidak bisa berbuat banyak, ketika dampak modernitas masuk di kota besar, seperti Manado. Namun, perlu diketahui jika salah satu media penyebaran HIV-AIDS adalah sex bebas. Apalagi, dengan orang yang tidak kita ketahui seluk-beluknya,” kata Perwakilan KPA Manado Joni Wuisan.

Pria resti ini otomatis sangat merugikan kaum perempuan, terlebih ibu rumah tangga ( IRT). Dikatakan Wuisan, hal ini merupakan pemicu kenapa ODHA (orang dengan HIV-AIDS), yang berasal dari kalangan IRT.“Dan kebanyakan dari mereka (IRT) tidak sadar jika sudah tertular. Karena penyakit ini baru akan terlihat parah jika sudah sekitar lima tahun berkembang di tubuh. Kalau sudah begini, tidak banyak lagi yang bisa dibuat,” jelasnya.

Satu-satunya cara paling aman adalah setia terhadap pasangan dan atau memakai pengaman. “Kalau ingin keluarga sehat, yah jangan coba-coba. Ingat, hingga saat ini belum ada obat yang bisa menyembuhkan pasien HIV-AIDS. Obat yang selama ini dikonsumsi ODHA hanyalah untuk menghentikan penyebaran virus di tubuh, bukan menyembuhkan,” tandasnya.(hargo/jpnn)