Akibat Pemadaman Listrik, Omset Usaha Mulai Menurun

 

Hargo.co.id GORONTALO – Pemadaman listrik di Gorontalo kembali meresahkan masyarakat Gorontalo. Beberapa warga menyesalkan, pemadaman yang dilakukan oleh PLN Gorontalo lebih dari biasanya.

Dikhawatirkan, pemadaman listrik tersebut akan terus terjadi hingga lebaran nanti.
Salah seorang warga Kota Gorontalo Romi Jusuf mengatakan,

sejak dulu, PLN dan pemerintah selalu melempar janji bahwa listrik di Gorontalo diupayakan tak akan pernah padam.

Bahkan pemerintah pun banyak merencanakan membangun PLTU di daerah ini. “Listrik saat ini saja belum tuntas, bagaimana bisa bangun PLTU lain lagi,” kata Romi.

Sebagai pengusaha fotocopy, ia menyesalkan, pemadaman yang dilakukan telah lebih dari biasanya.

“Kasihan torang yang ada jalankan usaha kecil,” ujarnya. Dalam sehari Romi mengaku bisa meraup omset dari usahanya sebesar Rp 200 ribu, namun ketika listrik padam, pendapatannya hanya sekitar Rp 50 ribu saja.

Salah seorang pembuat kue Inang kepada Gorontalo Post juga mengaku mengalami kerugian ketika listrik padam.

Wanita yang membuat kue lebaran ini terpaksa harus memanggang kue menggunakan elpiji ketika listrik padam dan tak bisa lagi menggunakan mixer dalam membuat kue.

“Biasanya saya pakai listrik, tetapi karena padam saya pakai oven dengan bahan bakar gas elpiji dan permintaan kue sekarang banyak, sementara harus dikerjakan manual semua,” ujarnya.(dan/hargo)