Anthrax Pada Manusia Bisa Berakibat Kematian, Begini Gejalanya

Ilustrasi

Hargo.co.id GORONTALO – Terungkapnya kasus anthrax di Kabupaten Gorontalo memunculkan ke khawatiran masyarakat. Apalagi beredar kabar, bila daging dari sapi yang terinfeksi anthrax terlanjur dijual bebas ke pasaran.

Terkait dengan itu, Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo bergerak cepat dengan melakukan survilens pada masyarakat, khususnya dikawasan ditemukanya ternak sapi terinfeksi anthrax. Termasuk melakukan sosialisasi terkait hal-hal pencegahan saat beternak agar masyarakat tidak mudah terserang virus anthrax.

“Misalnya jika memegang ternak sapi, harus pakai sarung tangan, kemudian baju yang lengannya panjang, hingga menggunakan masker,” jelasnya Rony Sampir, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo.

Mantan Wakil Direktur RS MM Dunda Limboto itu menjelaskan, virus antrax ini terbagi kedalam tiga jenis. Pertama Kutan Anthrax (anthrax kulit).

Infeksinya berimbas pada kulit manusia. Gejala orang yang sudah terinfeksi virus ini tandanya kulitnya bengkak seperti di gigit nyamuk, kemudian mual. Yang kedua virus antrax gastrointertinal. Anthrax ini menginfeksi, jika manusia tersebut memakan daging yang terinfeksi virus anthrax.

Gejalanya, Gejala mual-mual, muntah, sampai diare. ‘Antrhrax ketiga jenis Raspiratori. Infeksinya melalui nafas. Gejalanya seperti flu, kemudian sesak nafas, kemudian bisa sok,” terangnya. Orang yang terserang virus anthrax ini sangat berbahaya dan bisa berakibat fatal hingga meninggal dunia.
“Berdasarkan itu, kita dari dinas kesehatan turun untuk mengindetifikasi. Masyarakat yang memiliki gejala-gejala menyerupai orang yang terserang virus antrax akan langsung kita berikan antibiotik.

Bila itu selain, anthrax kulit akan kita bawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pengobatan antibiotik disertai dengan pengobatan khusus,” pungkasnya. Sejauh ini kata dia, belum ada masyarakat yang ditemukan terjangkit virus anthrax itu.(and/tr-53/kif/hargo)

One Comment on “Anthrax Pada Manusia Bisa Berakibat Kematian, Begini Gejalanya”

  1. hadew…antrax bukan virus, tp bakteri. sangat beda bakteri dan virus. klu bakteri bisa diobati pakai antibiotik, tapi klu virus tdk bisa..

Comments are closed.