Ariel Tewas Mengapung di Buliide

ARIEL Djafar (11) akhirnya ditemukan setelah dinyatakan hilang terseret arus sungai Bulango. Pihak keluarga pun meminta agar tidak memotret jasad bocah malang tersebut.

Hargo.co.id Gorontalo – Setelah 3 hari dinyatakan hilang di Sungai Bulango, Aril Djafar akhirnya ditemukan. Tim SAR gabungan yang melakukan penelusuran sepanjang sungai mendapati jasad bocah berusia 11 tahun itu mengapung di kawasan Kelurahan Buliide, Kecamatan Kota Barat, Kota Gorontalo, Selasa, (13/2), sekira pukul 07.00 wita.

Sebelumnya, Aril yang tercatat sebagai warga Desa Tabumela, Kecamatan Telaga, Kabupaten Gorontalo itu terseret arus Sungai Bulango, Ahad, (11/2). Berawal ketika ia tengah asyik bermain bersama rekan-rekannya di tepi sungai yang tak jauh dari rumahnya. Siswa kelas 6 SD ini terpeleset dan jatuh ke badan sungai yang saat itu dalam kondisi deras.

Pencarian terhadap Aril pun mulai dilakukan sesaat setelah kejadian naas itu. Tim yang turun melakukan pencarian terdiri dari Tim SAR, BNPB, unsur TNI-Polri dan dibantu warga. Pencarian dilakukan menggunakan perahu karet, dan sebagian lain menelusuri bibir sungai menggunakan life jacket. Sayangnya hingga hari kedua pencarian belum ada hasil.

Hingga kemarin pagi, Tim SAR yang melanjutkan pencarian mendapat informasi dari masyarakat bahwa ada jasad yang mengapung di sungai Desa Buliide. Petugas pun langsung bergerak cepat mengecek kebenaran informasi tersebut. Benar saja, pasca tiba di lokasi ditemukan mayat manusia yang mengapung dan sudah membusuk. Setelah di cek, mayat tersebut ternyata adalah jasad Aril Djafar. Dengan bantuan masyarakat, jasad Aril langsung dievakuasi dan di bawah ke rumah duka di Desa Tabumela.

Kasi OPS Badan SAR Nasional Gorontalo Saktiyanto mengungkapkan pada hari ketiga, pihaknya turun melakukan pencarian sejak pukul 06.00 wita. Tim kembali turun dengan perahu karet.

“Saat kita tengah menyusuri sungai, ada seorang warga yang buru-buru menemui kita. Ia menyampaikan ada mayat terapung di Buliide,” ujar Saktiyanto.

Berdasarkan info warga tersebut, pihaknya segera meninjau lokasi. Letaknya sekitar 2 kilometer dari titik awal hanyutanya Aril. “Ternyata benar. Jasad itu adalah Aril yang sedang kita cari,” ungkapnya.

Saat ini, kata Saktiyanto, pihaknya sudah menyerahkan jasad Aril kepada pihak keluarga untuk disemayamkan. Atas nama seluruh tim SAR, ia juga turut berbela sungkawa terhadap keluarga korban. (tr-58/hg)