Asik Judi, Lima Warga Dibekuk, Lainya Berhasil Kabur

Ilustrasi

Hargo.co.id KABILA – Kasus perjudian di Gorontalo tak pernah ada habisnya. Bahkan, meski di bulan Ramadan, pelaku judi tetap berani melakukan aktivitas haram itu. Seperti yang terungkap di Kelurahan Pauwo, Kecamatan Kabila, Kabupaten Bone Bolango (Bonbol). Petugas Polres Bonbol menangkap lima warga yang tengah asyik bermain judi di wilayah tersebut, Minggu, (18/6).

Informasi yang dirangkum Gorontalo Post, penangkapan terhadap lima warga tersebut bermula, ketika petugas mendapatkan laporan warga terkait aktivitas judi remi di Kelurahan Pauwo yang sangat meresahkan. Dipimpin Kanit Reskrim I Ipda Prawiro Wjaya, petugas Polres langsung bergerak menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Operasi digelar menjelang waktu sahur sekira pukul 02.00 Wita. Benar saja, di TKP, petugas menemukan gerombolan warga yang tengah asyik bermain kartu remi.

Diduga aktivitas tersebut ikut memasang taruhan. Warga yang tengah asyik bermain judi itu, tak bisa berkutik ketika digrebek secara tiba-tiba.

Dari TKP, petugas membekuk 5 orang warga beserta barang bukti (babuk) berupa kartu remi dan uang sebanyak Rp 80 ribu yang diduga dipakai sebagai taruhan. Kelima tersangka itu langsung digelandang menuju kantor Polres Bonbol malam itu juga.

Kasat Reskrim Polres Bonbol AKP Rudi Hartono mengungkapkan sedianya yang diduga terlibat judi malam itu cukup banyak. Hanya saja kebanyakan dari mereka, berhasil kabur. “Yang berhasil kita tangkap hanya lima orang. Mereka sudah kita jebloskan ke sel tahanan Polres Bonbol,” jelasnya.

Hanya saja, ia enggan membeberkan nama dan inisial dari kelima warga tersebut dengan alasan kasus masih dalam tahap pengembangan.

“Mereka yang belum tertangkap, masih dilakukan pengejaran,” jelasnya. Rudi menegaskan, para pelaku yang tertangkap melakukan judi remi ini, akan diberikan sanksi tegas sesuai pasal 303 KUHP dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara. (tr-54/hg)