Azis, Pembakar Istri-Anak: Saya Tidak Ada Niat untuk Membakarnya, Tapi….

Ilustrasi Harian Gorontalo Post (dok Hargo.co.id)

Hargo.co.id – Aksi Abdul Azis membakar rumahnya di Desa Limbula, Kecamatan Wanggarasi meninggalkan duka mendalam.

Tiga orang tewas dalam peristiwa naas itu. Masing-masing istrinya Sarih Wati (45), serta anak tirinya Ratih Asari (18) serta seorang pria yang diduga menjadi selingkuhan isterinya Alfred Naue.

Namun dalam pengakuan Azis, ia tidak berniat sama sekali untuk membakar istri dan selingkuhannya tersebut.

“Saya sebenarnya hanya ingin membuang bensin itu kearah wajah istri dan lelaki simpanannya, agar wajah mereka melepuh,” kata Azis seperti diberitakan Gorontalo Post (grup Hargo.co.id).

“Saya sama sekali tidak ada niat untuk membakarnya,” sambungnya dengan nada sedih.

Azis terbelut emosi kala itu, ia sering mendapat laporan dari teman-temannya di mana istrinya selingkuh. Ia yang berada di Kota Palu, Sulawesi Tengah pulang ke kampung halaman untuk memastikan laporan yang didengarnya tersebut.

Menuju Desa Limbula, Kecamatan Wanggarasi, kabupaten Pohuwato. Azis tiba sekitar Pukul 23.00 Wita pada Rabu 20 Januari 2016 dengan mempergunakan kendaraan umum. Azis turun 100 meter dari arah rumahnya, secara perlahan Azis masuk ke dalam rumahnya lewat pintu samping dan langsung menuju ke ruang kamar istrinya.

Betapa kagetnya ketika Azis mendengar suara dari dalam kamar. Dirinya berusaha mengintip dari celah pintu kamar. Pada saat itu dirinya melihat sang istri sedang berdua dengan lelaki lain dalam keadaan bugil dan melakukan hubungan suami istri.

“Saya melihat perbuatan mereka hingga selesai sampai keduanya pun tidur dengan posisi saling berpelukan. Saat itulah saya langsung marah dan terpikir oleh saya untuk mengambil bensin yang ada disepeda motor yang terparkir didalam rumah,” ungkap Azis.

Bensin itu pun diisi Azis ke dalam sebuah botol air mineral. Setelah penuh, dirinya kembali ke depan pintu kamar sang istri.

Prookk… Dengan mendorong pintu kamar, Azis secara cepat langsung berdiri disamping springbad tempat sang istri.

Keduanya pun langsung kaget dan merubah posisi dengan duduk berdampingan diatas springbad sambil menyandarkan belakang mereka ke dinding kamar.

Tak berfikir panjang Azis langsung menyiram keduanya dengan cairan bensin yang ada di tangannya itu. Tak berfikir panjang lagi, Azis kemudian menyalakan korek yang terletak di tangan sebelahnya dan diarahkan ke botol yang masih menyisahkan sedikit bensin.

Dirinya kemudian melempar botol tersebut kearah keduanya, sehingga mengakibatkan keduanya terbakar seketika. Azis kemudian mundur perlahan melihat sang istri bersama kekasih gelapnya terbakar sambil berteriak.

Usai membakar, Azis langsung menyerahkan diri ke Polsek Lemito. Pada saat berada di Polsek Lemito, Azis menghubungi tetangganya yang bernama Mama Ciwang.

“Saya baru ingat kalau anak tiri saya, Rati Sari tinggal didalam rumah itu,” sesal Azis.

“Namun dari penyampaian Mama Ciwang, rumah sudah hangus terbakar dan Rati pula ikut terbakar bersama istri saya. Saya sangat kecewa melihat apa yang mereka perbuat pada saat itu,” tuturnya sedih. (zul/ndi/hargo)

About Admin Arifuddin

Senang menulis dengan nuansa kesederhanaan

View all posts by Admin Arifuddin →