Bahaya! Jangan Bungkus Daging dengan Plastik Hitam

Ilustrasi

Hargo.co.id JAKARTA – Masyarakat nampaknya harus lebih berhati hati dalam menggunakan tas plastik hitam. Pasalnya, kantor plastik hitam ini merupakan hasil daur ulang dari berbagai macam plastik dengan proses yang tidak higienis.

Di Berau, Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) telah meminta masyarakat untuk tidak membungkus daging menggunakan kantong plastik hitam.

Menurut Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Hewan dan Masyarakat Veteriner (Keswan Kesmavet) Disnaktan Tumiyem, kantong plastik hitam tidak aman.

“Bungkus yang paling aman dan tepat untuk daging atau makanan lainnya adalah plastik bening atau transparan karena bukan hasil daur ulang,” katanya.

Dia mengakui, masih banyak pedagang yang membungkus daging menggunakan kantong plastik hitam. “Karena daging mudah terkontaminasi virus, saya berharap para pedagang sapi tidak menggunakan plastik hitam, ” ujar Tumiyem.

Plastik berwarna hitam, sambung Tumiyem, boleh digunakan sebagai bungkus asal tidak memiliki kontak langsung dengan makanan.

Sementara itu, di Gorontalo, sebagaimana pantauan Gorontalo, masih banyak pedagang yang menggunakan kantong plastik hitam untuk membungkus makanan. Kondisi ini sepatutnya mendapat perhatian dari pemerintah yang seharusnys segera melakukan sosialisasi di masyarakat.(jpg/dan/hg)