Balikpapan Promosi Pariwisata via Legenda Sepak Bola Dunia

KELAS DUNIA : beberapa Eks pemain klub-klub top eropa akan berlaga dalam peresmian stadion batakan, november mendatang foto: prokal/jpnn

Hargo.co.id BALIKPAPAN – Kalimantan Timur (Kaltim) bakal menggelar event besar bertajuk Balikpapan Masters Cup 2017. Laga sepak bola segitiga yang mempertemukan legenda Arsenal, Liverpool, dan Tim Nasional Indonesia itu akan dihelat di Stadion Batakan, 5 November mendatang.

Beberapa legenda Arsenal yang ambil bagian, antara lain, Mikael Silvestre, Freddie Ljungberg, dan Robert Pires. Sementara itu, mantan bintang Liverpool yang turun gelanggang, di antaranya, John Arne Riise, Louis Garcia, dan Emile Heskey.

Mereka akan berjibaku kontra legenda tanah air seperti Bima Sakti dan Kurniawan Dwi Yulianto.
Laga segitiga itu menggunakan konsep trofeo. Setiap pertandingan berdurasi 1×45 menit.
Bagi bolamania, khususnya Liverpudlian (fans Liverpool) dan Gooners (penggemar Arsenal), event itu adalah ajang untuk berpesta.

Sedangkan bagi pelaku industri pariwisata, event tersebut merupakan kesempatan emas mempromosikan Balikpapan. Para legenda Arsenal dan Liverpool bisa menjadi endoser pariwisata di Kota Minyak, julukan Balikpapan.

“Sebelumnya, sebagian besar orang asing hanya mengenal Bali dan Jakarta. Lewat event ini, kami akan mengenalkan Balikpapan dan Kalimantan,” kata promotor sekaligus Ketua Kadin Balikpapan Yaser Arafat, Senin (7/8).

Dia menambahkan, kehadiran Liverpudlian dan Gooners akan memberi efek positif bagi dunia usaha di Balikpapan. Kehadiran ribuan suporter bisa mendongkrak okupansi hotel, pusat perbelanjaan, wisata, dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Balikpapan.

“Kami dari Kadin Balikpapan berusaha keras agar event ini bisa menjadi sejarah. Dunia juga akan tahu bahwa Balikpapan punya stadion level internasional,” kata Yaser.

Yaser optimistis Stadion Batakan bakal penuh. Sebab, tiket yang dijual sangat terjangkau.
Tiket tribun ekonomi utara dan selatan dijual Rp 300 ribu. Sedangkan tiket tribun ekonomi barat dan timur dilepas Rp 500 ribu.

Sementara itu, tiket tribun VIP utara dan selatan dijual Rp 750 ribu. Sedangkan tiket VIP timur dan barat masing-masing Rp 1,5 juta.
Untuk menarik minat warga, panitia menyediakan hadiah luar biasa. Di antaranya, satu mobil, lima sepeda motor, dan puluhan smartphone.

Para pelaku usaha travel agent menaruh harapan besar terhadap pertandingan internasional tersebut.
“Melalui ajang tersebut, kami bisa menawarkan produk (wisata) yang kami punya,” kata pemilik PT Warna Pelangi Tour and Travel Tan Lili.
Lili meyakini event tersebut akan membuat nama Balikpapan makin dikenal luas.

Apalagi, para legenda Liverpool dan Arsenal itu hampir pasti mengunggah foto-fotonya di media sosial masing-masing. Selama ini, para bintang sepak bola dunia yang berkunjung memang selalu “meng-endorse” keindahan Indonesia.

Mereka memajang foto-fotonya saat menghabiskan waktu di destinasi wisata Indonesia melalui media sosial. Contoh terbaru adalah legenda Manchester United Gary Neville yang pelesiran ke Bali, Juli lalu.

Saat itu, Neville mengunggah banyak foto tentang Bali di Instagram. Di antaranya, suasana Ubud dan Patung Titi Banda.
“Jadi, Indonesia itu tidak hanya Bali. Tinggal peran Dinas Pariwisata dan Badan Promosi Balikpapan bagaimana menangkap peluang ini,” imbuh Lili.

Pemilik Trans Borneo Adventure Joko Purwanto mengamini ucapan Lili. Menurut Joko, Balikpapan Masters Cup menjadi peluang emas bagi pariwisata daerah.

“Kesempatan yang bagus buat pelaku pariwisata untuk mengenalkan objek wisata Kaltim. Di samping menyedot penonton yang luar biasa dari luar Kaltim, juga memberi dampak sangat luas bagi daerah,” kata Joko.

Sport tourism menurut Menpar Arief Yahya memiliki dua keuntungan. Pertama, direct impact, dampak langsung seperti penjualan tiket, hotel, resto, cafe dan lainnya. Kedua, indirect impact atau media value, yang bisa membuat Balikpapan dikenal oleh promosi di media.(*/asl/hg)

TINGGALKAN BALASAN