Banyak Didistribusi ke Manado, Stok Telur di Gorontalo Menipis

TELUR AYAM yang dijual oleh para pedagang di Gorontalo.

Hargo.co.id GORONTALO – Permintaan tinggi di beberapa daerah, termasuk Manado menyebabkan jatah telur untuk para pedagang di pasar Gorontalo mulai mengalami penurunan. Menurut para pedagang, menjelang natal dan tahun baru, ratusan butir telur tersebut lebih banyak didistribusi ke Manado ketimbang pasar lokal di Gorontalo.

Minimnya stok telur di pasar menyebabkan harga telur tersebut mengalami kenaikan. “Biasanya setiap 2 hari kita dapat kurang lebih 35 pak telur ayam, tetapi akhir-akhir ini hanya dapat 18 pak, jadi sangat kurang,” kata pedagang telur ayam Anwar Ladihu.

Hal yang sama juga diungkapkan Resti, pedagang telur di pasar tradisional juga mengaku sejak beberapa hari lalu, permintaan telur di masyarakat mulai meningkat.

Namun pemintaan ini tak diiringi dengan tersedianya stok telur yang cukup. “Banyak telur yang dikirim ke Manado, karena disana masyarakat mulai buat kue kering,” ungkapnya. Sementara itu, sebagaimana pantauan Gorontalo Post, harga telur di pasaran kini dibanderol mulai Rp 30-42 ribu per bak.(dan)