Baru Sebulan Kerja, Berhak Dapat THR

Ilustrasi

Hargo.co.id GORONTALO – Kementerian Ketenagakerjaan kembali mengeluarkan aturan baru soal pemberian Tunjangan Hari Raya (THR). Ya, perusahaan wajib memberikan THR kepada karyawannya walaupun baru 1 bulan bekerja.

Hal itu tertuang dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 6 Tahun 2016 tentang THR Keagamaan. Permenaker Nomor 6 tersebut menggantikan Permenaker Nomor 4 Tahun 1994, yang memberikan THR minimal 3 bulan masa kerja. “Dalam peraturan baru, pekerja dengan masa kerja minimal 1 bulan kini berhak mendapatkan THR yang besarannya dihitung secara proporsional dengan masa kerja,” kata Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri, Kamis (31/3), seperti yang dikutip dari siaran pers Kemnaker.go.id.

Menurut Hanif, karyawan atau pekerja yang bermasa kerja 1 bulan secara terus-menerus tetapi kurang dari 12 bulan, diberikan secara proporsional dengan menghitung jumlah masa kerja dibagi 12 bulan dikali satu bulan upah.Dalam peraturan tersebut, diatur juga mengenai pengawasan pelaksanaan pembayaran THR yang dilakukan oleh pengawas ketenagakerjaan serta adanya sanksi berupa denda dan sanksi admisnistratif terhadap pengusaha dan perusahaan yang melakukan pelanggaran.

Menaker Hanif meminta para pengusaha agar segera penerapkan peraturan yang mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan dan diundangkan yaitu 8 Maret 2016. “Pihak Kemnaker sudah mulai melakukan sosialisasi mengenai peraturan THR ini dengan melibatkan lembaga kerjasama (LKS) tripartit. Jadi kami harap aturan ini dapat dijalankan segera,” pungkasnya.(axl/hargo)