Bayar TPA hingga Rp 1 Miliar, Perhari Sampah Kota Capai 73 Ton

Ilustrasi Sampah

Gorontalo, Hargo.co.id – Seiring pertumbuhan jumlah penduduk, persoalan sampah di kota-kota besar semakin kompleks. Tidak terkecuali di daerah berkembang seperti Kota Gorontalo yang memiliki berbagai permasalahan kompleks, seperti kepungan genangan air belakangan ini.

Selain sistem drainase yang kurang baik, sampah juga digadang-gadang menjadi satu penyebabnya. Namun bicara soal sampah, ternyata Kota Gorontalo menghasilkan sampah yang cukup besar. Dalam sehari, sampah Kota Gorontalo mencapai 73 Ton yang dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Talumelito, Kabupaten Gorontalo.

Informasi yang diperoleh Gorontalo Post dari Bidang Pengolahan Limbah Domestik, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Gorontalo, 73 ton sampah per hari berlangsung selama tahun 2017. Totalnya 24.359 ton. Jumlah ini meningkat bila dibandingkan dengan rata-rata produksi sampah per hari di tahun 2016 yang berkisar 67 ton.

Adapun posisi yang tertinggi jumlah sampahnya berada pada bulan Agustus sebanyak 2.304 Ton dan yang terendah pada posisi bulan April sebanyak 2.045 Ton.

Jika dibagi berdasarkan jenisnya, sampah yang paling banyak adalah sampah domestik seperti plastik, dos, sampah rumah tangga, popok, daun-daun. Selain itu ada juga sampah yang tidak bisa diangkut karena mengandung bahan berbahaya seperti oli bekas, tinta print, pecahan lampu dan bahan beracun yang dihasilkan rumah sakit.

Kabid Kebersihan DLH Kota Gorontalo, Hazairin, mengatakan, untuk membuang sampah ke TPA, pihaknya harus membayar tarif Rp 41.677 per ton. Jika tercampur sampah yang berdampak negatif, pemerintah harus membayar biaya tambahan sebesar Rp 6.251 per ton, “Jadi, hampir setiap tahun anggaran untuk pengelolaan sampah khusus di TPA ini mencapai lebih dari Rp 1 Miliar,” ungkapnya.

Menurut Hazairin, peningkatan sampah dipengaruhi faktor pertumbuhan penduduk, adanya hari-hari besar dan serta acara pemerintah maupun swasta yang berhubungan dengan orang banyak.

Untuk saat ini, Kota Gorontalo memiliki 300 petugas kebersihan dan 44 buah armada pengangkut sampah, terbagi 16 unit mobil dum truck, 4 unit mobil EVV, 2 unit mobil L300, 2 unit amrol dan 20 unit gerobak motor. “Armada-armada tersebut akan berkativitas melayani masyarakat setiap hari,” katanya.

Hazairin berharap pula agar masyarakat Kota Gorontalo mentaati jam pembuangan sampah agar bisa diangkut petugas. Jadwal mengangkut sampah pukul 05.00 pagi. Karena itu masyarakat diharapkan membuang sampah di bawah dari jam tersebut.

“Masyarakat bisa mengemas sampahnya dalam kantong plastik pada malam hari dan letakkan di depan rumah. Nanti ada petugas kami yang mengangkutnya. Saya harapkan ini diperhatikan agar masyarakat tidak mengeluh dengan alasan sampahnya tidak diangkut,” pungkasnya.(tr-59)