Begini Modus Bandar Narkoba Bawa Barang Haram ke Gorontalo

Gelar perkara kasus penangkapan bandar narkoba yang dilakoni oleh oknum anggota Polri kemarin. (F. Zulkifli Tampolo/ Gorontalo Post)

GORONTALO, hargo.co.id – Modus penyelundupan narkoba ke wilayah Gorontalo belakangan ini semakin variatif.

Seperti yang dilakukan oleh dua terduga pengedar narkoba asal Sulawesi Tengah, AS (37) alias Ansar dan AF (22) alias Fahmi, yang dibekuk oleh Tim Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Gorontalo yang bekerja sama dengan Kepolisian Sektor Pulubala, Kabupaten Gorontalo, selasa (10/10) sekira pukul 14.40 wita tepat di depan Kantor Mapolsek Pulubala.

Dari tangan kedua pelaku, petugas mengamankan 11 paket sabu yang disembunyikan oleh salah seorang pelaku di dalam celana dalam miliknya.

Pantauan Gorontalo Post, selasa (10/10) kemarin, penangkapan ini sendiri bermula dari informasi penyeludupan narkoba yang dilakukan oleh salah seorang pengedar narkoba ke wilayah Gorontalo.

BNN Provinsi Gorontalo yang mendapatkan langsung informasi ini, langsung menghubungi aparat kepolisian yang ada di Sektor Pulubala untuk melakukan razia kenderaan lalu lintas, untuk mencegat sebuah mobil jenis avanza dengan nomor polisi DM 1312 KC yang membawa narkoba jenis sabu-sabu itu.

Begitu dicegat, petugas mendapati Ansar dan Fahmi di dalam mobil. Hasilnya, Fahmi dan Ansar ternyata membawa sabu, yang disimpan oleh Fahmi di dalam celana dalam miliknya.

Dari pengakuan Fahmi, sabu itu diminta oleh Ansar untuk disembunyikan dalam celana dalam miliknya, dengan imbalan uang Rp 1.000.000. Barang bukti yang berhasil ditemukan petugas itu berjumlah 11 paket yang terdiri dari 7 paket dengan berat lebih dari 1 gram, dan 4 paket kecil dengan berat lebih dari 0,5 gram. Narkoba jenis sabu ini didapatkan oleh Ansar dari tangan ANDI salah seorang warga Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah. (kif/tr-45/hargo)

About Admin Arifuddin

Senang menulis dengan nuansa kesederhanaan

View all posts by Admin Arifuddin →