Begini Ulasan Kapolda Tentang Investasi Bodong

Brigjend Pol Drs. Hengkie Kaluara dok : (Gorontslopost/hargo.co.id)

Hargo.co.id GORONTALO– Investasi get-get owner Dhiyan Bone yang sempat booming dan akhirnya kolaps, membawa dampak negatif bagi masyarakat Gorontalo.  Namun menjamurnya investasi bodong di Gorontalo terus menuai perhatian dari sejumlah kalangan di Gorontalo.

Hal ini diperparah dengan banyaknya jumlah korban dari kalangan masyarakat ekonomi rendah, menengah, hingga masyarakat ekonomi atas.

Ironisnya, meski setiap hari, media massa maupun komentar miring warga melalui medis sosial terkait bisnis tipu-tipu ini terus mengalir, namun warga Gorontalo nampak tidak perduli akan kondisi ini.

Pihak Kepolisian Daerah Gorontalo sendiri hingga saat ini mengaku telah melakukan sejumla upaya untuk memberikan pemahaman terhadap warga Gorontalo terkait bahaya ikut serta dalam investasi yang tidak jelas peruntukkannya itu.

Hal ini seperti yang disampaikan oleh Kapolda Gorontalo Brigjend Pol Drs Hengkie Kaluara. Mantan Kapolresta Manado ini mengungkapkan, pihaknya telah melakukan upaya sosialisasi kepada mahasiswa baik dengan pendekatan secara langsung maupun melalui pemberitaan media massa dan elektronik yang ada di Gorontalo.

“Upaya sosialisasi sudah dilakukan, bahkan Polres jajaran sudah diintensifkan untuk melakukan upaya sosialisasi hingga ke tingkat bawah, untuk mengantisipasi adanya korban susulan akibat investasi bodong ini,” tegasnya.