Belanja Pemain Hemat ala Midtjylland, Berburu Pemain Kelas Dua dengan Kualitas Kelas Satu

Midtjylland dok: www.footyheadlines.com

Hargo.co.id Midtjylland berhasil membuktikan kalau investasi pemain yang bagus tidak harus mahal. Buktinya, dengan pembelian yang biasa saja, tim Denmark itu berhasil menembus babak 32 besar Europa League. Pernah mendengar nama Tim Sparv? Kalau Anda mengernyitkan dahi, wajar. Sparv adalah gelandang bertahan Midtjylland yang ‘ditemukan’ dari klub kasta kedua liga Jerman Greuther Furth.

Whoscored mencatat, pemain timnas Finlandia itu punya statistik lumayan. Yakni, melakukan tekel 2,7 kali per laga, intersep 4,5 kali per laga, clearance 1,3 kali per laga, dan dribbles 1,7 per laga. Sparv bermain 29 kali buat Ulvene – julukan Midtjylland – di semua ajang kompetisi.

Midtjylland beruntung mendapat Sparv pada musim panas 2014 dengan harga murah. Yakni, GBP 750 ribu atau sekitar Rp 14,4 miliar. Dengan talenta yang dimiliki, Sparv kini menjadi tulang punggung Midtjylland saat merebut gelar juara liga Denmark 2014-2015. Gelar juara itu yang pertama dalam sejarah klub.

“Sparv ini bagian contoh sukses dari Metode (Matthew) Benham dalam pencarian pemain. Kami percaya jika pemain bagus tak harus selalu berharga mahal,” kata Chairman Midtjylland Rasmus Ankersen.

Sparv adalah pemain produk akademi Southampton. Di klub Inggris tersebut dia setim dengan Gareth Bale, Theo Walcott, dan Adam Lallana. Sparv bersama Southampton sempat mencapai final Piala FA Youth 2005.

Sejak Ankersen menggandeng Benham pada 2014, maka statistik adalah ’’dewa’’ buat klub asal kota Herning itu. Klub yang berdiri pada 1999 itu mencari pemain berdasarkan angka, bukan harga.