Bendahara BPBD Provinsi Divonis 1,6 Bulan

TERDAKWA Ika Kurniawati Akase saat menjalani sidang putusan di Pengadilan Negeri Gorontalo kemarin.

Hargo.co.id Gorontalo – Setalah menjalani proses persidangan yang cukup lama di Pengadilan Negeri (PN) Gorontalo. Bendahara BPBD Provinsi Gorontalo Ika Kurniawaty Akase (32), akhirnya divonis dengan pidana 1 tahun 6 bulan penjara. Ini setelah perempuan warga Kelurahan Ipilo, Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo itu dinyatakan terbukti bersalah melakukan penipuan.

Pantauan Gorontalo Post, pada proses pelaksanaan sidang sekitar Pukul 18.15 Wita, terdakwa Ika Kurniawati Akase tidak didampingi oleh penasehat hukum. Terdakwa pada saat itu mendengarkan secara langsung putusan dari Fatchu Rochman,SH selaku ketua Majelis Hakim.

Dalam penyampaiannya, Fatchu Rochman mengatakan, terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana penipuan secara berlanjut. Oleh karena itu, terdakwa dijatuhkan pidana 1 tahun 6 bulan penjara, dikurangi dengan masa tahanan yang telah dijalani selama ini.

“Dalam perkara ini, kami telah menetapkan barang bukti berupa nota asli pembelian berbagai peralatan, baik itu AC, gelang emas, cincin dan lain sebagainya, dengan total kurang lebih Rp 41,6 juta,” ungkapnya.

Sebelumnya, sesuai dengan tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU), terdakwa dituntut dengan ancaman hukuman 1 tahun 8 bulan. “Kami terima putusan dari Majelis Hakim,” kata JPU Nurul Wahidah Rifal.

Sedangkan terdakwa pada kesempatan itu pula menyatakan, menerima putusan dari Majelis Hakim. Meski demikian, Ketua Majelis Hakim masih memberikan waktu, apabila hendak melakukan upaya hukum selanjutnya. (kif/hg)